- Presiden Prabowo Subianto menyatakan puluhan ribu kapal asing ilegal mencuri kekayaan laut Indonesia setiap malam sejak Mei 2026.
- Pemerintah akan menindak tegas kapal asing tersebut demi menegakkan kedaulatan negara dan melindungi kekayaan alam bagi bangsa Indonesia.
- Negara berkomitmen memberdayakan nelayan lokal melalui pembangunan fasilitas cold storage, instalasi es batu, serta penyediaan SPBU khusus nelayan.
Suara.com - Presiden Prabowo Subianto mengatakan, setiap malam ada puluhan ribu kapal bendera asing mengambil kekayaan Indonesia. Prabowo menegaskan, hal itu tidak boleh lagi terjadi dan akan ditindak secara hukum.
Presiden Prabowo Subianto menegaskan kapal-kapal berbendara asing harus ditindak secara hukum. Ia tidak ingin lagi kapal-kapal tersebut mengambil kekayaan negara.
Prabowo mengungkapkan puluhan ribu kapal berbendera asing kerap memasuki perairan Indoensia pada malam hari. Tujuan mereka adalah untuk mencuri kekayaan Indonesia.
"Tiap malam puluhan ribu kapal berbendera asing mengambil kekayaan kita secara ilegal, secara tidak sah harus kita tegakkan kedaulutan kita di lautan kita sendiri," kata Prabowo di Rapat Paripurna DPR RI, Rabu (20/5/2026).
Undang-Undang Dasar 1945, ditegaskan Prabowo telah menegaskan amanat dari para pendiri bangsa bahwa aeluruh kekayaan alam harus bisa dinikmati oleh bangsa Indonesia.
Prabowo ingin petani-petani tersenyum karena mendapat nilai yang sewajarnya, mendapatkan hasil panen yang melimpah, mendapatkan nilai cukup tinggi.
Begitu juga dengan nelayan. Prabowo ingin nelayan-nelayan Indonesia yang mempertaruhkan nyawa untuk mendapatkan hasil protein untuk rakyat dapat mendapatkan hasil tangkapan bernilai tinggi.
Mewujudkan hal tersebut, Prabowo mengatakan bahwa pemerintah akan membangun kampung nelayan dengan fasilitas cold storage dan pembuatan es batu hingga SPBU khusus.
"Kita akan menjamin tiap nelayan bisa punya es batu, ktia akan membikin instalasi pembuat es batu di tiap desa nelayan, kita akan membikin cold storage di setiap desa nelayan dan kita ingin bikin SPBU khusus nelayan di setiap desa nelayan, para nelayan harus kita berdayakan karena mereka di ujungnya akan menguasai lautan kita," tutur Prabowo.
Baca Juga: Pengelolaan Ekonomi Indonesia Sudah Dirumuskan Pendiri Bangsa, Prabowo: Mereka Bukan Orang Lugu
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Dompet Penarik Rejeki Warna Apa? Ini Pilihan agar Kamu Beruntung sesuai Shio dan Feng Shui
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Rasa Aman Bukan Bonus! Kevin Wu PSI Sentil Lemahnya Keamanan di Jakarta Barat
-
PBB Sebut Penangkapan Aktivis Sumud Flotilla oleh Israel Tabrak Hukum Internasional
-
Prabowo ke Menkeu Purbaya: Kalau Pimpinan Bea Cukai Tak Mampu, Segera Ganti!
-
Tiga Korban Tewas Penyerangan Masjid San Diego Selamatkan Nyawa 140 Anak
-
AS Keluar, Rusia Masuk: Intip Pertemuan Xi Jinping dan Putin di Beijing, Terusan Suez Bisa Tak Laku
-
Bicara di Rapat Paripurna DPR, Prabowo Ingatkan Buruh: Jangan Kau Minta Saja Terus
-
Prabowo: kalau Malaysia Bisa Bikin Izin dalam 2 Minggu, Kenapa Kita 2 Tahun? Memalukan!
-
Puan Maharani: APBN 2027 Jangan Hanya Kejar Angka PDB, Tapi Harus Ciptakan Lapangan Kerja
-
Jateng Media Summit 2026: Gubernur Luthfi Dorong Media Lokal Bertransformasi
-
Warga Uganda Dilarang Saling Jabat Tangan, Alasannya Bikin Ngeri