News / Nasional
Rabu, 20 Mei 2026 | 12:08 WIB
Presiden Prabowo Subianto mengecek barisan anggota DPR Fraksi Partai Gerindra di tengah pidatonya di Rapat Paripurna DPR. (tangkap layar)
Baca 10 detik
  • Presiden Prabowo memeriksa kehadiran anggota Fraksi Gerindra saat menyampaikan pidato di Rapat Paripurna DPR RI, Rabu (20/5/2026).
  • Aksi pengecekan tersebut dilakukan Prabowo di sela jeda pidato mengenai dorongan ekspor produk unggulan Indonesia kepada perusahaan swasta.
  • Presiden meminta maaf kepada Ketua DPR Puan Maharani sebelum melanjutkan pidato untuk memastikan peserta rapat tidak mengantuk saat mendengarkan.

Suara.com - Presiden Prabowo Subianto mengecek barisan anggota DPR Fraksi Partai Gerindra di tengah pidatonya di Rapat Paripurna DPR.

Ketua Umum Partai Gerindra tersebut ingin memastikan tidak ada anggotanya yang tertidur.

Hal itu dilakukan Prabowo saat ia menjeda pidatomya untuk meminum kopi sejenak.

Usai meminum kopi, Prabowo meminta maaf kepada Ketua DPR RI Puan Maharani.

"Maaf Ibu Ketua, supaya nggak ngantuk Majelis ini," kata Prabowo, Rabu (20/5/2026).

Sesaat kemudian Prabowo mengecek Fraksi Gerindra. Bersamaan dengan itu Prabowo kembali mengenakan kacamata dan mengarahkan telunjuknya ke kursi-kursi di barisan anggota Fraksi Partai Gerindra.

"Saya hanya berhak atas Gerinda ya. Jadi saya cek ada Gerinda yang tidur enggak," kata Prabowo.

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato dalam Rapat Paripurna ke-19 DPR RI Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025-2026 di kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (20/5/2026). DPR menggelar rapat paripurna dengan agenda antara lain penyampaian Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal oleh Presiden Prabowo. (ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga)

Sebelum meminta izin untuk minum kopi, Prabowo tengah membicarakan mengenai produk olahan asal Indonesia yang diekspor dan menjadi merk terkenal di luar negeri, seperti mi instan dan permen kopi.

"Tapi saya paham, saya paham saya paham. Panitia penyelenggara DPR tahu kalau, oh ada. Saya mohon izin boleh saya minum ibu Ketua. Kopiko seneng Presidennya peminum kopi," kata Prabowo.

Baca Juga: Pengelolaan Ekonomi Indonesia Sudah Dirumuskan Pendiri Bangsa, Prabowo: Mereka Bukan Orang Lugu

Prabowo merasa perlu untuk mendorong perushaan-perusahan swasta untuk bisa bersaing dan mengekspor produksinya.

"Kita harus dorong perusahan-perusahaan swasta kita unggul. Ada juga itu es apa itu, es teler 77, berapa? 77 kan. Kalau orang gerinda enggak mau bikin saingannya es teler 88," kata Prabowo.

Load More