News / Nasional
Jum'at, 29 Mei 2026 | 00:18 WIB
Ketua Bidang Hikmah, Politik dan Kebijakan Publik DPP IMM, Ari Aprian Harahap menilai pembelian sapi kurban Presiden Prabowo tidak perlu dibesar-besarkan karena sesuai aturan keuangan negara.
Baca 10 detik
  • DPP IMM menyatakan pembelian 1.098 sapi kurban oleh Presiden Prabowo pada Idul Adha 1447H sah secara hukum dan syariah.
  • Dana pengadaan sapi tersebut berasal dari skema bantuan kemasyarakatan presiden yang resmi dalam sistem keuangan negara Indonesia.
  • Program nasional ini memberikan dampak positif bagi pemerataan bantuan sosial serta meningkatkan perekonomian para peternak sapi lokal.

Suara.com - Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPP IMM) meminta pembelian 1.098 ekor sapi kurban Presiden Prabowo Subianto untuk Hari Raya Idul Adha 1447H, tidak perlu diperdebatkan, apalagi dijadikan polemik politik.

Ketua Bidang Hikmah, Politik dan Kebijakan Publik DPP IMM, Ari Aprian Harahap menilai, polemik mengenai sumber dana bantuan sapi kurban Presiden Prabowo tersebut merupakan reaksi berlebihan.

Ari mengatakan, penggunaan dana APBN untuk pengadaan hewan kurban melalui skema bantuan presiden merupakan hal yang sah, baik secara hukum maupun syariah.

Penegasan ini disampaikan untuk meluruskan persepsi publik yang menganggap ada ketidakwajaran dalam pengalokasian anggaran tersebut.

“Pembelian hewan kurban ini adalah bagian bantuan kemasyarakatan presiden atau banmaspres yang memang resmi dalam sistem keuangan nasional. Jadi jangan terlalu dibesar-besarkan," kata Ari, Kamis (28/5/2026).

Bukan pencitraan

Dalam tata kelola keuangan negara, banmaspres adalah instrumen yang memungkinkan negara hadir secara langsung di tengah masyarakat dalam berbagai momentum penting, termasuk hari besar keagamaan.

Ari menjelaskan, pengadaan sapi kurban ini bukan merupakan bentuk pencitraan pribadi, melainkan implementasi dari kebijakan negara yang sudah diatur dalam koridor hukum yang berlaku.

Menurutnya, bantuan tersebut justru mencerminkan kehadiran negara dalam membantu masyarakat dan kepedulian sosial, khususnya pada momentum keagamaan.

Baca Juga: PKS Salurkan Hewan Kurban hingga ke Wilayah Bencana Banjir Sumatra

Bagi kelompok masyarakat di pelosok daerah yang jarang mendapatkan akses daging kurban berkualitas, distribusi sapi dari presiden ini menjadi bukti nyata bahwa pemerintah memperhatikan kebutuhan spiritual dan nutrisi warganya.

Ari menegaskan, bantuan itu bukan berasal dari dana pribadi presiden yang kemudian diklaim sebagai bantuan personal.

Ketegasan ini penting untuk menghindari narasi yang menyesatkan, bahwa presiden menggunakan dana publik untuk kepentingan popularitas individu.

“Perlu digarisbawahi, sapi-sapi itu bukan dibeli memakai uang pribadi Prabowo yang kemudian. Disebut sebagai bantuan pribadi," kata dia.

Dampak Ekonomi bagi Peternak Lokal

Selain aspek hukum dan syariah, DPP IMM juga menyoroti dimensi ekonomi dari kebijakan ini.

Load More