- Presiden Prabowo mengunjungi Presiden Emmanuel Macron di Istana Élysée, Paris, pada Kamis, 28 Mei 2026.
- Pertemuan tersebut bertujuan mempererat kerja sama strategis antara Indonesia dan Prancis di berbagai sektor penting.
- Kedua pemimpin negara menyatakan bahwa hubungan diplomatik Indonesia dan Prancis saat ini mencapai tingkat terbaiknya.
Suara.com - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melakukan kunjungan resmi ke Istana Élysée, Paris, untuk bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron pada Kamis (28/5/2026).
Dalam pertemuan bilateral tersebut, Presiden Prabowo menegaskan bahwa hubungan diplomatik antara Indonesia dan Prancis saat ini mencapai titik tertinggi dalam sejarah.
Prabowo menyampaikan apresiasi yang mendalam atas penyambutan hangat dan penuh kehormatan yang diberikan oleh pemerintah Prancis kepada dirinya beserta delegasi Indonesia.
"Pertama-tama saya menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya, penghargaan yang setinggi-tingginya atas penerimaan yang begitu besar, yang begitu baik, penuh kehormatan untuk saya dan delegasi saya," ujar Presiden Prabowo di hadapan Presiden Macron.
Intensitas pertemuan kedua kepala negara ini tergolong sangat tinggi.
Presiden Prabowo mengungkapkan bahwa kunjungan kali ini merupakan kehadirannya yang ketiga di Prancis hanya dalam kurun waktu tahun ini saja.
Hal ini menunjukkan komitmen kuat kedua negara untuk mempererat kerja sama di berbagai sektor strategis.
Prabowo juga mengenang momen bersejarah pada tahun lalu, di mana Indonesia mendapatkan kehormatan besar untuk berpartisipasi dalam defile hari kebangsaan Prancis, Bastille Day, pada 14 Juli.
"Tahun lalu Indonesia mendapat kehormatan besar, diundang bisa ikut dalam defile 14 Juli hari kebangsaan bagi Republik Prancis. Ini saya kira kehormatan sangat besar. Mungkin kita negara Asia pertama yang defile di benua Eropa," tuturnya.
Baca Juga: 'Bukan Peminta-minta!' Gerindra Tegaskan Prabowo Datang ke Eropa Sebagai Pemilik Komoditas Strategis
Lebih lanjut, Prabowo memberikan penilaian tinggi terhadap kondisi hubungan bilateral saat ini.
Ia meyakini bahwa di bawah kepemimpinan Presiden Macron, kemitraan antara Jakarta dan Paris semakin kokoh dan saling menguntungkan.
"Saya sependapat, Yang Mulia, hubungan Indonesia dan Prancis berada di tingkat menurut saya yang terbaik selama ini. Kami terima kasih dan kami hormat dengan kepemimpinan Yang Mulia, Presiden Macron," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Langkah Berani Presiden Prabowo: Instruksikan Sekolah di Seluruh Indonesia Belajar Bahasa Prancis
-
Prabowo Puji Keberanian Macron di Panggung Dunia: Indonesia dan Prancis Punya Sikap yang Sama
-
Intip saat Prabowo Disambut Upacara Kehormatan di Les Invalides Paris, Dikawal 146 Pasukan Berkuda
-
'Bukan Peminta-minta!' Gerindra Tegaskan Prabowo Datang ke Eropa Sebagai Pemilik Komoditas Strategis
-
Temui Macron, Prabowo Tegaskan Palestina Merdeka Harga Mati!
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan
Pilihan
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
Terkini
-
Bukan Cuma Iseng, Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah Ternyata Pernah Ancam Pak RT
-
Pilu! Korban Rudapaksa Jagakarsa Melahirkan, Bayi Terpaksa Diserahkan ke Dinsos
-
Jadi Tersangka, Kejagung Klaim Febrie Adriansyah Mundur Sukarela dan Tak Lagi Dikawal TNI
-
Skandal Korupsi Lingkaran Prabowo, Uji Transparansi dan Integritas Penegakan Hukum
-
Prabowo Perintahkan Harga Khusus BBM untuk Nelayan Kapal 30200 GT
-
Pimpinan Ponpes Pembakar Santri Segera Ditahan, Polisi Ungkap Fakta Miris Sejak 2005
-
DPR Cium Aroma Intervensi Elite Kasus Pembakaran Santri Lombok, Singgung Jaringan Nahdlatul Wathan
-
BNI Lakukan Serangkaian Penguatan Tata Kelola Penyaluran KUR
-
Kejagung Bantah Febrie Adriansyah Umrah Usai Tersangka: Sudah Dicekal, Masih di Indonesia
-
KPK Masih Buka Peluang Supervisi Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Siap Pantau