News / Nasional
Jum'at, 29 Mei 2026 | 16:48 WIB
Ilustrasi begal. (Suara/Iqbal)
Baca 10 detik
  • Anggota Komisi I DPR RI Amelia Anggraini mendukung pelibatan terbatas TNI membantu Polri menangani kasus begal di Jakarta.
  • Amelia menekankan bahwa dukungan TNI harus tetap mematuhi koridor hukum, prinsip supremasi sipil, dan mandat OMSP yang terukur.
  • Penanganan begal memerlukan kolaborasi lintas sektor untuk mengatasi akar masalah sosial, bukan sekadar pendekatan keamanan secara represif.

Amelia menegaskan, bahwa keselamatan rakyat adalah prioritas utama. Sinergi TNI dan Polri yang profesional dan proporsional diharapkan mampu mengembalikan rasa aman di tengah masyarakat.

"Tujuannya bukan memperluas peran militer dalam ranah sipil, melainkan memastikan negara hadir untuk keselamatan rakyat sebagai prioritas utama," pungkasnya.

Sebelumnya, Koalisi Masyarakat Sipil untuk Reformasi Sektor Keamanan mengkritik rencana pengerahan batalyon tempur oleh Kodam Jaya untuk menangani aksi begal di Jakarta.

Koalisi menilai kebijakan tersebut berlebihan dan menyimpang dari fungsi utama TNI sebagai alat pertahanan negara.

Sebelumnya Ketua YLBHI, Muhamad Isnur, menegaskan pelibatan TNI dalam penanganan kriminalitas sipil berpotensi menggerus semangat reformasi sektor keamanan pasca-1998.

"Pelibatan TNI dalam penanganan kriminalitas sipil seperti begal, tidak hanya bertentangan dengan prinsip reformasi sektor keamanan, tetapi juga berpotensi melahirkan pendekatan represif dan kekerasan berlebihan dalam ruang sipil,” kata Isnur dalam pernyataan Koalisi, Senin (25/5/2026).

Koalisi menilai, dalam beberapa waktu terakhir terjadi kecenderungan perluasan peran militer dalam urusan sipil, termasuk melalui Operasi Militer Selain Perang (OMSP) serta sejumlah rancangan regulasi terkait tugas TNI dan penanganan terorisme.

Menurut Isnur, perluasan tersebut membuka ruang tafsir yang terlalu longgar dan berisiko menormalisasi militerisme dalam kehidupan demokrasi.

Baca Juga: Bukan Mistis! DPR Bongkar Dampak Ngeri Hoaks Pocong Begal terhadap Ekonomi Warga

Load More