- Kebakaran di Kemayoran, Jakarta Pusat, pada 2 Juni 2026 berdampak pada 527 warga RW 04 dan 270 bangunan.
- Pengelola posko Lapangan Jusuf Hamka memprioritaskan distribusi pangan pokok bagi 679 korban terdampak secara adil dan terukur.
- Penyaluran bantuan sandang ditunda hingga jumlah mencukupi untuk seluruh pengungsi guna menghindari gesekan dan ketidakadilan antarwarga.
Kehadiran bantuan ini sangat dinantikan mengingat kondisi cuaca yang tidak menentu di area terbuka.
Dukungan dari berbagai pihak, termasuk dari pimpinan negara, juga telah menjangkau para korban di Kemayoran.
"Banyak sih, tadi dari Pak Wapres juga saya terima 400 box nasi yang siap saja langsung saya bagikan. Terus banyak, karena saya punya data masuk dan data keluar barang. Ada dari PMI juga," jelasnya.
Transparansi data masuk dan keluar barang menjadi kunci utama Darmi dalam mengelola kepercayaan warga dan donatur.
Mengenai teknis penyaluran agar tepat sasaran, pihak RW telah menetapkan standar kuantitas tertentu sebelum barang dikeluarkan dari gudang logistik.
Darmi mengatakan ada mekanisme pembagian bantuan per tenda. Semua bantuan akan dibagikan secara lengkap jika jumlah melebihi 700 buah, mengingat jumlah jiwa terdampak sebanyak 679 jiwa.
Angka ini ditetapkan sebagai batas aman agar setiap individu mendapatkan hak yang sama tanpa terkecuali.
Sistem distribusi dilakukan secara berjenjang untuk menghindari kerumunan dan antrean yang tidak teratur di meja logistik.
"Jadi ketika sudah kumpul semua, saya distribusikan masing-masing tenda punya penanggung jawab," ujarnya.
Baca Juga: Kebakaran Misterius Sleman Meluas ke Luar Rumah, Teror Sudah 81 Kali Dalam 11 Hari
Strategi ini mempermudah kontrol dan memastikan tidak ada warga yang terlewat dalam proses pendataan ulang di lapangan.
Ia menjelaskan, setiap penanggung jawab tenda akan dipanggil untuk mendistribusikan bantuan ke masing-masing jiwa dalam tenda menurut jumlah anggota keluarga per Kartu Keluarga.
Dengan merujuk pada data Kartu Keluarga
(KK), validitas penerima bantuan menjadi lebih akurat dan meminimalisir adanya pihak yang mengambil bantuan lebih dari jatah yang ditentukan.
Selain bantuan barang, manajemen konsumsi harian juga melibatkan petugas lapangan dari Pemerintah Kota Jakarta Pusat.
Untuk pembagian nasi diserahkan ke petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum Jakarta Pusat.
Langkah ini diambil agar pengurus RW bisa lebih fokus pada pendataan dan koordinasi logistik barang lainnya yang terus mengalir dari berbagai komunitas dan instansi.
Dalam situasi darurat seperti ini, aspek kemanusiaan terhadap kelompok rentan
tetap menjadi perhatian utama dalam setiap prosedur operasional di posko.
Pembagian bantuan juga diprioritaskan bagi aya kelompkk usia rentan, seperti lansia, balita, dan ibu.
Kelompok ini mendapatkan akses terlebih dahulu untuk memastikan kesehatan dan kenyamanan mereka tetap terjaga selama berada di lingkungan pengungsian Lapangan Jusuf Hamka. (Reporter: Cornelius Juan Prawira)
Berita Terkait
-
Kebakaran Misterius Sleman Meluas ke Luar Rumah, Teror Sudah 81 Kali Dalam 11 Hari
-
Yang tersisa Usai Kebakaran Hebat di Kemayoran Gempol
-
Luka Kembali Membara: Kisah Nileh 4 Kali Hadapi Kebakaran Rumah di Kemayoran Gempol
-
Kebakaran Kemayoran Hanguskan 304 Bangunan, Rano Karno: Listrik Harus Dijaga!
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Bye Kemerahan dan Kulit Kering! 4 Serum Probiotic Kunci Skin Barrier Sehat
-
Samsung Galaxy A27 5G Resmi Hadir, HP Rp5 Jutaan Ini Punya AI Premium dan Update hingga 2032
-
Ketua Komjak RI: Indonesia Butuh Lebih Banyak Anak Muda Pembawa Solusi, Bukan Sekadar Pengkritik
-
Prediksi Lini dan Skor Prancis vs Inggris: Siapa Berhak di Posisi Ketiga?
-
Nobar Piala Dunia 2026 BRI Berkesan: Hangat dan Penuh Kebersamaan, Dari Medan Sampai Jakarta
-
Tim 9 Kejagung Diperingatkan Transparan Dan Jangan Main-main Usut Kasus Febrie Adriansyah
-
Miris! Atap Sekolah Disangga Bambu, Siswa SDN 2 Klepu Minta Tolong Bupati Malang
-
Jejak Pengabdian Serda Hengki yang Terhenti dalam Ledakan Gudang Amunisi di Madiun
-
Cara Memilih Cushion yang Cocok untuk Kulit Berminyak: Anti Longsor, Wajah Bebas Kilap
-
Drama Penggagalan Penyelundupan 977 Burung di Pelabuhan Bakauheni