- Ridho Al-Hamdi menyatakan potensi reformasi jilid dua belum cukup kuat terjadi karena lemahnya konsolidasi masyarakat sipil saat ini.
- Organisasi NU dan Muhammadiyah belum menunjukkan sikap oposisi yang solid terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto saat ini.
- Tokoh kritis yang ada dinilai tidak memiliki basis massa kuat untuk menggerakkan perubahan politik secara akar rumput.
Ada pula memang tambah Ridho, soal kebijakan luar negeri pemerintah beberapa kali menuai sorotan. Namun demikian, kondisi tersebut dinilai masih belum cukup kuat untuk menjadi legitimasi gerakan civil society secara luas.
"Itu tidak masih belum cukup kuat untuk melegitimasi gerakan civil society," tandasnya
Terlepas dari kondisi sekarang, Ridho tetap melihat potensi gerakan masyarakat sipil tetap ada dan masih terus berkembang. Ia mengatakan konsolidasi berbagai kelompok masyarakat saat ini masih berlangsung, meski belum mencapai tahap yang benar-benar solid seperti era Reformasi 1998.
"Ya ada potensi aja dari gerakan yang ada, sudah mulailah bergerak dari satu tahapan ke tahapan berikutnya, tapi memang masih belum terkonsolidasi cukup baik," tuturnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- 5 Bedak Padat Mengandung SPF, Praktis untuk Touch Up Sekaligus Lindungi Kulit dari Matahari
- Mathew Baker Masih Dianggap Milik Australia meski Dipanggil Timnas Indonesia Senior
- Sinyal Penggulingan '98 Jilid 2' Menguat, Cuma PDIP dan Habib Rizieq yang Bisa Selamatkan Prabowo?
Pilihan
Terkini
-
Jelang Dilantik, Mayjen TNI Trenggono Pilih Pensiun Dini Demi Tugas di Badan Gizi Nasional
-
Perkuat Sistem Keamanan, DPRD DKI Dukung Integrasi CCTV Lintas Instansi
-
Siap Bernyanyi! Sony Sanjaya Ajukan JC, Seret 20 Nama Lebih di Kasus Korupsi MBG
-
Terkuak! Ada Retakan Bawah Tanah Sedalam 20 Meter di Balik Teror Api Sleman
-
Baru Dilantik, Suhud Alynudin Bongkar Kondisi APBD Jakarta: Masih Defisit, Perlu Cari Cuan!
-
Dilantik Sore Ini, Kepala BGN Nanik S. Deyang Tiba di Istana
-
Paspor Berserakan di Dekat Halte BSD, Imigrasi Tangsel Telusuri Pemiliknya
-
Jukir Liar Jakarta Tak Cuma Dirazia: Bakal Dilatih Kerja atau Dipulangkan ke Kampung!
-
Pemprov Jabar Percepat Pembangunan TPPAS Legok Nangka, Solusi Jangka Panjang Kelola Sampah Regional
-
Siapa yang Bocorkan? Jukir Liar di RSCM Selalu Kabur Lebih Dulu Sebelum Razia Dishub