- KPK memeriksa Bupati nonaktif Edison dan pihak terkait atas dugaan suap pengaturan temuan audit BPK di Muara Enim.
- Operasi tangkap tangan pada Rabu (10/6) berhasil mengamankan sebelas orang, termasuk lima ASN dari instansi BPK tersebut.
- Penyidik KPK resmi meningkatkan status perkara suap pengadaan barang dan audit BPK ini ke tahap penyidikan hukum.
Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Bupati Muara Enim nonaktif Edison terkait operasi tangkap tangan (OTT) yang menjerat sejumlah aparatur sipil negara (ASN) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dalam kasus dugaan suap pengaturan temuan audit di Pemerintah Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan.
Selain Edison, KPK juga memeriksa Cory Erin Hardi, marketing PT Millenium Solusi Abadi yang sebelumnya telah ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan suap dan gratifikasi pengadaan barang di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Muara Enim.
“Benar, Bupati Edison dan Cory Erin dibawa ke Gedung KPK untuk menjalani pemeriksaan terkait tangkap tangan dugaan suap pengaturan temuan pemeriksaan BPK di Pemkab Muara Enim,” kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo, Kamis (11/6).
Kasus ini merupakan pengembangan dari perkara yang sebelumnya menjerat Edison dan sejumlah pihak lainnya. Dalam operasi terbaru, KPK menangkap sejumlah pihak yang diduga terlibat dalam praktik suap untuk memengaruhi hasil pemeriksaan BPK terhadap Pemerintah Kabupaten Muara Enim.
Menurut Budi, dugaan suap diberikan oleh pihak Pemerintah Kabupaten Muara Enim kepada sejumlah pegawai BPK agar temuan pemeriksaan terkait pengadaan barang tidak menjadi persoalan dalam laporan audit.
“Untuk tangkap tangan kali ini berkaitan dengan dugaan pemberian suap dari Pemkab Muara Enim kepada pihak-pihak di Badan Pemeriksa Keuangan,” ujar Budi.
KPK menyebut salah satu temuan yang menjadi perhatian dalam pemeriksaan tersebut berkaitan dengan pengadaan barang di lingkungan pemerintah daerah, termasuk proyek pengadaan Smart TV.
Dalam OTT yang dilakukan pada Rabu (10/6), penyidik mengamankan 11 orang, termasuk lima ASN BPK. Setelah melakukan gelar perkara, KPK memutuskan meningkatkan penanganan kasus dari tahap penyelidikan ke penyidikan.
“Sudah dilakukan ekspose dan diputuskan atas penyelidikan tertutup ini naik ke tahap penyidikan berdasarkan bukti permulaan yang cukup dan sah,” kata Budi.
Baca Juga: Prof. Ikrar Soroti Biaya Perjalanan Luar Negeri Prabowo: Pakai Uang Pribadi Harus Tetap Diaudit BPK
KPK juga telah menetapkan sejumlah pihak sebagai tersangka. Namun, identitas para tersangka belum diumumkan kepada publik.
Budi menegaskan terdapat dua perkara berbeda yang saling berkaitan dalam kasus ini. Perkara pertama berkaitan dengan dugaan suap dalam proses pengadaan barang di lingkungan Pemkab Muara Enim, sementara perkara kedua menyangkut dugaan suap kepada pihak BPK terkait pengaturan temuan hasil pemeriksaan.
“Pada intinya dua perkara yang berkaitan, namun memang berbeda. Yang satu suap terkait pengadaan, yang satu suap terkait temuan BPK di Pemkab Muara Enim,” tegasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Apa Itu Tender Rakyat? Skema Baru Program Bedah Rumah yang Diklaim Lebih Transparan
-
Parfum Apa yang Cocok untuk Anak Sekolah dengan Aroma Ringan dan Segar? Ini 4 Rekomendasinya
-
Jejak Karbon Makanan Tidak Sama bagi Semua Orang, Penelitian Ungkap Kelompok dengan Dampak Terbesar?
-
Waspada Sindikat Transnasional: Jangan Tergiur Janji Manis Kerja di Luar Negeri
-
Cari Ketenangan di Akhir Pekan? Kunjungi Cetiya Tian Shi Hua, Spot Spiritual Anyar di Jakarta
-
Tujuan MBG vs Efek Samping: Program yang Mulai Kehilangan Arahnya Sendiri
-
Shin Tae-yong: Persija Belum pada Kondisi Terbaik di Piala Presiden 2026
-
Tinted Sunscreen Somethinc untuk Kulit Kuning Langsat, Ini 4 Shade yang Cocok
-
Jawa Barat Sumbang 12 Persen untuk Penjualan Yamaha Nasional, NMax dan Aerox Jadi Andalan
-
Flek Hitam di Wajah Karena Apa? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya