- Mahasiswa Universitas Indonesia menggelar demonstrasi menolak kenaikan harga kebutuhan pokok dan BBM di depan Menara BCA, Jakarta.
- Aksi unjuk rasa tersebut memicu kericuhan dan bentrokan fisik antara massa mahasiswa dengan aparat keamanan di lokasi kejadian.
- Mahasiswa menuntut pemerintah menghentikan pemborosan APBN serta membatalkan berbagai program kebijakan yang dianggap tidak berpihak kepada rakyat kecil.
Suara.com - Aksi demonstrasi menolak kenaikan harga bahan pokok dan bahan bakar minyak (BBM) mulai diwarnai kericuhan.
Pantauan Suara.com di lokasi, terlihat mahasiswa terlibat aksi saling dorong dengan aparat yang melakukan blokade.
Massa yang geram juga sempat mengguncang barikade besi milik aparat kepolisian yang perlahan merangsek maju dan mengepung massa yang berada di antara barikade.
Terlihat pula sejumlah massa melempar botol bekas air mineral saat bentrokan terjadi.
Sementara itu, para pengendara yang terjebak dalam situasi tersebut membunyikan klakson panjang.
Kondisi di depan Menara BCA, Jalan Jenderal Sudirman, hingga saat ini masih cukup mencekam. Sebab, belum ada kesepakatan antara aparat TNI-Polri dan massa yang ingin melakukan aksi di Bundaran HI.
Rencana Aksi di Bundaran HI
Sebelumnya, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) seluruh fakultas di Universitas Indonesia (UI) berencana menggelar demonstrasi di Bundaran HI. Sekitar 1.500 orang diperkirakan akan mengikuti aksi tersebut.
Ada lima tuntutan yang akan disuarakan mahasiswa dalam aksi kali ini, yakni:
- Stop pemborosan APBN;
- Turunkan harga kebutuhan pokok dan BBM;
- Hentikan Program MBG dan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih;
- Hentikan militerisme di ranah sipil;
- Menuntut Prabowo berhenti mengelak dan mengakui kesalahan pemerintah.
Baca Juga: Mahasiswa UI ke Aparat: Kami Bukan KKB, Tolong Jangan Represif!
Berita Terkait
-
Mahasiswa UI ke Aparat: Kami Bukan KKB, Tolong Jangan Represif!
-
Strategi Barikade TNI-Polri Pecah Massa Mahasiswa, Bundaran HI dan DPR Sepi Orasi
-
Massa Demo Mahasiswa dan Ojol Bersatu Lawan Barikade TNI-Polri Menuju Bundaran HI
-
Demo Mahasiswa Bukan Ancaman: Tarik Militer, Jangan Ada Tameng dan Pentungan
-
LIVE REPORT: Demo Besar Mahasiswa Jakarta! Soroti APBN, BBM, hingga Harga Kebutuhan Pokok
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel
-
Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari
-
Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri
-
Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang
-
Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
-
Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi
-
Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1
-
Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa
-
Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik
-
Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian