- Demonstrasi besar bertajuk Menuju Indonesia Bangkrut terjadi di Jakarta pada pertengahan Juni 2026 akibat kebijakan pemerintah dan krisis ekonomi.
- Pengamat politik Boni Hargens menyatakan pemerintah perlu merespons kritik masyarakat meski menghadapi tantangan geopolitik global yang cukup berat.
- Polri di bawah Jenderal Listyo Sigit Prabowo berhasil menjaga stabilitas nasional melalui pendekatan humanis dalam menangani massa aksi demonstrasi.
Di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Polri dianggap berhasil menampilkan wajah yang lebih manusiawi dan mengedepankan dialog daripada tindakan represif.
Pendekatan yang lebih demokratis ini, menurut Boni, menjadi faktor penentu mengapa demonstrasi dengan skala massa yang masif tetap bisa berjalan terkendali.
Tidak adanya eskalasi kekerasan yang berarti di tengah kemarahan publik menunjukkan bahwa institusi kepolisian telah belajar banyak dalam menjaga keseimbangan antara keamanan nasional dan hak asasi manusia.
Boni menekankan bahwa Polri yang humanis sangat dibutuhkan dalam situasi tensional seperti saat ini.
Hal ini menjadi prasyarat mutlak agar stabilitas sosial-politik tetap terjaga, sehingga pemerintah memiliki stabilitas yang diperlukan untuk mengimplementasikan kebijakan-kebijakan yang relevan dengan kebutuhan mendesak masyarakat di kota-kota besar maupun daerah.
Lebih lanjut, Boni Hargens melihat bahwa apa yang ditunjukkan oleh Polri saat ini adalah bentuk nyata dari keseimbangan antara penegakan ketertiban umum dan penghormatan terhadap hak-hak sipil.
Dalam sebuah negara demokrasi, kedua hal ini seringkali dianggap bertentangan, namun Polri di bawah Listyo Sigit mencoba membuktikan bahwa keduanya bisa berjalan beriringan.
Politik yang demokratis, menurut Boni, sejatinya selalu membuka ruang bagi kritik dan protes.
Informasi dari arus bawah, termasuk yang disampaikan melalui demonstrasi, merupakan data penting bagi para pembuat kebijakan untuk merumuskan solusi atas masalah bangsa, seperti pelemahan rupiah dan isu ekonomi lainnya.
Baca Juga: Mengapa Keterlibatan Komcad di Pengamanan Demo Mahasiswa Jadi Alarm Demokrasi?
Pernyataan Boni Hargens ini muncul sebagai respon atas kekhawatiran banyak pihak akan terjadinya benturan fisik antara aparat dan demonstran dalam aksi “Menuju Indonesia Bangkrut”.
Dengan adanya pendekatan yang terukur dari pihak kepolisian, diharapkan aspirasi masyarakat dapat tersampaikan dengan baik tanpa harus mengorbankan stabilitas nasional yang sedang diperjuangkan di tengah krisis global.
Berita Terkait
-
Mengapa Keterlibatan Komcad di Pengamanan Demo Mahasiswa Jadi Alarm Demokrasi?
-
Fisipol Menolak Bungkam, Mahasiswa UGM 'Hukum' Penguasa di Halaman Kampus
-
Anggaran Jumbo Tapi Kalah dari Aplikasi Ojol, Pakar UGM Kritik Sistem Administrasi Demo Polri
-
Aksi Demo Bertajuk 'GATAL', GMNI Kepung DPR Siang Ini: Rezim Prabowo-Gibran Gagal Total!
-
Demo di Istana Siang Ini! Mahasiswa UBK Bawa 6 Tuntutan: Stop MBG hingga Tolak Militerisme
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
7 Poin Penting di Balik Tuntutan Soal BBM dan Program MBG
-
Nanik S Deyang Tunjuk Agustina Arumsari sebagai Juru Bicara BGN
-
Peran BGN Terlalu Luas, Komnas HAM Desak Revisi Perpres MBG
-
Polisi hingga DPR Kelola SPPG, Guru Ngeluh Kesulitan Mengadu soal MBG
-
BGN Akui Motor Listrik Masih Menumpuk, Semua Aset Era Dadan Hindayana Akan Dimaksimalkan
-
Cek Langsung Penerima BSPS di Jakbar, Mendagri Dorong Pemda Perluas Dukungan Bedah Rumah lewat APBD
-
Prabowo Terima Utusan Qatar, Kerja Sama Investasi dan Pembangunan Jadi Fokus Pembahasan
-
Siapa Perwakilan Mahasiswa Demo yang Temui Gibran Hari Ini
-
Anggaran MBG 2027 Tembus Rp270 Triliun, Masih Pakai Dana Pendidikan dan Kesehatan
-
Tak Lagi Flat Rp6 Juta, BGN Ubah Aturan Insentif SPPG, Begini Skemanya