- Ketua DPP PDIP Deddy Sitorus menyatakan urusan partai dengan Presiden ke-7 RI Joko Widodo sudah resmi berakhir.
- PSI memberikan sinyal kuat bahwa Joko Widodo akan segera bergabung dan menempati posisi terhormat sebagai patron partai.
- PDIP menegaskan tidak khawatir terhadap dampak elektoral karena PSI tetap gagal ke parlemen pada Pemilu 2024 lalu.
Kendati begitu, Bestari belum mau secara tegas soal Jokowi menjadi Ketua Dewan Pembina PSI. Ia hanya menyampaikan Jokowi akan menempati tempat yang terhormat sebagai patron partai.
"Belum pun Pak Jokowi, belum pun Pak Jokowi ada dalam struktur, kami sudah meletakkan beliau, bersepakat meletakkan beliau sebagai patron panutan kami dalam berpartai di PSI," katanya.
"Ah, jadi ini hanya tinggal menunggu hari, tanggal, jam saja dan kesempatan ketua umum, kesempatan Pak Jokowi untuk kemudian yang diberikan apa, apa, yang disampaikan oleh Bu Grace kemarin, akan ada penjaketan. Ya, tunggu waktu saja sedikit lagi," sambungnya.
Sementara itu dikofirmasi Suara.com secara terpisah, Sekretaris Dewan Pembina PSI Grace Natalie mengatakan, jika dirinya belum menyebut secara terang-terangan nama Jokowi sebagai Ketua Dewan Pembina.
Grace hanya menyebut jika sosok Bapak J akan berjaket PSI dan sebagai Bapak Dewan Pembina.
"Saya katakan Bapak J. Saya tidak sebut Pak Jokowi," kata Grace kepada Suara.com, Sabtu sore.
Ia mengatakan, semua pihak sebaiknya menunggu saja soal benar atau tidaknya Jokowi akan segera menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina PSI.
"Ditunggu saja hehe," katanya.
Baca Juga: Pangi Syarwi: Kalau Bicara Gibran Lihat Jokowi di Belakangnya, Bisa Jadi Dia Presiden Malam Kan
Berita Terkait
-
Pangi Syarwi: Kalau Bicara Gibran Lihat Jokowi di Belakangnya, Bisa Jadi Dia Presiden Malam Kan
-
Henri Curiga Kasus Roy Suryo Dikebut, Sebut Ada Upaya Cegah Ijazah Jokowi Diuji di Pengadilan
-
Sentil Polri di Kasus Roy Suryo, Henri Subiakto Sebut UU ITE Dipakai Tutupi Isu Ijazah Jokowi
-
Henri Subiakto Sebut Pasal yang Menjerat Roy Suryo Tak Masuk Akal, Status P21 Dipertanyakan
-
Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Sakit Hati Ditagih Utang, Cucu di Banyumas Bunuh Nenek dan Dibuang ke Sumur Demi Harta
-
Prabowo Dinilai Cuma 'Cebokin' Rezim Lama: 'Ada yang Happy Kalau Didemo'
-
Investasi Rp15 Triliun Masuk Jateng, Industri Kendaraan Listrik Bakal Serap 10 Ribu Tenaga Kerja
-
Sudewo Didakwa Terima Gratifikasi Rp2,5 Miliar, Keris Nogososro Ikut Disorot
-
Bos Maktour Lagi-lagi Mangkir Pemeriksaan Korupsi, KPK Beri Respon Tegas
-
Prabowo Dapat Skor 3 dari 10: Utang Rp9.000 T, Tapi Perjalanan Dinas Rp1,1 T
-
Komnas HAM Soroti Lambatnya MBG di Perbatasan, Angka Stunting di Sanggau Justru Naik
-
DPR Bocorkan 2 Nama Naturalisasi Baru Timnas: Mitchell Baker dan Luke Vickery Segera Jadi WNI!
-
Satgas PRR Perkuat Mitigasi Bencana Susulan di Titik Rawan Wilayah Terdampak
-
CELIOS Soroti Pendamping Presiden dalam Kunjungan Luar Negeri, Dinilai Abaikan Peran Diplomat