News / Nasional
Senin, 15 Juni 2026 | 17:51 WIB
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menyatakan kesediaannya menemui langsung perwakilan mahasiswa yang menggelar aksi penyampaian pendapat di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Senin (15/6/2026) sore.
Baca 10 detik
  • Wapres Gibran bersedia menemui delegasi mahasiswa dari BEM UBK dan Universitas MH Thamrin pada Senin sore.
  • Pertemuan di Setwapres Jakarta bertujuan membahas tuntutan mahasiswa mengenai kebijakan ekonomi, program pemerintah, serta regulasi kepolisian.
  • Ratusan mahasiswa di Patung Kuda mengusung tagar #TataUlangIndonesia guna menyuarakan keresahan atas krisis sosio-ekonomi yang berdampak langsung kepada rakyat.

Suara.com - Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menyatakan kesediaannya menemui langsung perwakilan mahasiswa yang menggelar aksi penyampaian pendapat di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Senin (15/6/2026) sore.

Aksi yang berlangsung dinamis itu diikuti gabungan massa dari Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Bung Karno (BEM UBK) dan Universitas MH Thamrin.

Kabar kesediaan Wapres untuk bertatap muka langsung dengan para pendemo disambut riuh oleh ratusan mahasiswa yang mengenakan almamater kebanggaan mereka masing-masing.

Seorang orator dari atas mobil komando lantas menyampaikan pengumuman penting tersebut kepada seluruh peserta aksi yang memadati kawasan itu.

"Kawan-kawan semua, kita akan menemui Wakil Presiden," teriak sang orator melalui pengeras suara.

Koordinator lapangan kemudian segera menginstruksikan agar massa menjaga ketertiban sebelum delegasi bergerak menuju lokasi pertemuan.

"Saya harap kawan-kawan di sini bisa menjaga kondusivitas karena kami akan membawa tuntutan-tuntutan di depan Gibran Rakabuming Raka," tegas sang orator kepada massa.

Pertemuan di Setwapres, Kebon Sirih, Jakarta Pusat itu diproyeksikan bakal menjadi momentum bagi para mahasiswa untuk menyerahkan tuntutan krusial yang telah mereka rangkum kepada orang nomor dua di Indonesia.

Kawasan Patung Kuda sendiri masih dijaga ketat oleh aparat keamanan karena sebagian besar mahasiswa peserta aksi masih bertahan.

Baca Juga: Gibran Dihadang Mahasiswa, Dapat Keluhan soal BBM sampai MBG

Aksi kali ini merupakan bagian dari gelombang penyampaian pendapat yang berkaitan dengan tuntutan penghentian kenaikan harga BBM dan bahan pokok, perbaikan pelemahan nilai tukar rupiah, penghentian program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih yang dinilai sarat korupsi, kolusi, dan nepotisme, serta pencabutan UU Kepolisian.

Mereka yang beraksi di Patung Kuda juga mengusung tagar #TataUlangIndonesia sebagai seruan perlawanan terhadap krisis sosio-ekonomi yang dinilai kian mencekik rakyat.

Load More