News / Internasional
Selasa, 16 Juni 2026 | 10:07 WIB
Perdamaian Iran dan Amerika Serikat (AI)
Baca 10 detik
  • Amerika Serikat dan Iran menyepakati gencatan senjata lewat pembukaan blokade ekonomi serta Selat Hormuz.

  • Kesepakatan rahasia setebal 1,5 halaman ini memberi waktu 60 hari untuk membahas program nuklir.

  • Perdamaian terancam kolaps karena Israel menolak menarik pasukan militer dari wilayah Lebanon Selatan.

"Ini adalah dokumen yang sangat umum," kata Vance.

Vance menambahkan bahwa detail teknis naskah baru akan dibuka ke publik setelah seluruh penyesuaian protokol diplomatik selesai dirampungkan.

"Beberapa protokol diplomatik, beberapa hal teknis yang harus diselesaikan," ujar Vance kepada CBS News.

4. Konflik Hizbullah yang Berpotensi Menggagalkan Perjanjian

Absennya kelompok perlawanan Lebanon dan militer Tel Aviv dalam kesepakatan damai ini menjadi bom waktu yang sewaktu-waktu dapat memicu perang baru.

Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, secara tegas menolak menarik pasukannya dari wilayah Lebanon selatan, yang memicu reaksi keras dari kelompok Hizbullah.

Kelompok perlawanan Lebanon tersebut menyatakan komitmennya untuk terus mengangkat senjata hingga seluruh militer asing angkat kaki dari tanah mereka.

Namun, pejabat senior Washington mengonfirmasi bahwa kesepakatan damai ini memang sama sekali tidak membatasi hak militer Israel untuk merespons serangan lawan.

5. Isolasi Politik Benjamin Netanyahu di Panggung Domestik

Baca Juga: Rupiah Menguat dan IHSG Terbang, Apakah Damai AS-Iran Jadi Titik Balik Ekonomi RI?

Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben-Gvir melakukan tindakan provokasi dengan memasuki kompleks Masjid Al-Aqsa di Yerusalem Timur. [Tangkap layar X]

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, kini berada dalam posisi politik yang sulit setelah sekutu utamanya, Donald Trump, memilih jalur diplomasi sepihak.

Langkah sepihak Gedung Putih ini memicu gelombang kritik tajam dari oposisi maupun internal koalisi pemerintahan di Tel Aviv menjelang pemilu mendatang.

Netanyahu menegaskan bahwa keputusan damai tersebut murni kebijakan luar negeri Washington dan negaranya tetap memprioritaskan penumpasan ancaman nuklir secara mandiri.

"Itu adalah keputusan Trump," cetus Netanyahu pada hari Senin, seraya menambahkan bahwa Israel memiliki kepentingannya sendiri.

Eskalasi militer berskala besar ini bermula dari serangan udara mendadak yang dilancarkan oleh aliansi Amerika Serikat dan Israel ke wilayah kedaulatan Iran.

Operasi tersebut berdampak fatal dengan tewasnya pemimpin tertinggi serta jajaran elite politik Teheran, yang memicu aksi balasan bersenjata selama 7 pekan.

Sebagai bentuk perlawanan, Iran memblokade Selat Hormuz yang menjadi jalur distribusi seperlima pasokan minyak dunia hingga memicu krisis energi global.

Meskipun infrastruktur militernya hancur akibat bombardemen, ketahanan Teheran dalam melumpuhkan ekonomi global memaksa Washington beralih ke meja perundingan.

Load More