- Aliansi BEM Bersatu menduga adanya intervensi aktor politik dalam aksi penolakan program Makan Bergizi Gratis di Jakarta.
- Pimpinan aksi diduga didukung logistik mewah dan memiliki relasi dengan Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso serta politisi.
- BEM Bersatu mendesak mahasiswa agar tetap kritis dan tidak menjadi alat kepentingan politik praktis para elite tertentu.
Kehadiran figur-figur seperti Said Didu hingga Refly Harun dalam satu panggung dengan pimpinan aksi mahasiswa, dinilai BEM Bersatu sebagai sinyalemen kuat bahwa gerakan penolakan program MBG telah disusupi kepentingan eksternal. Hal ini memicu kekhawatiran bahwa mahasiswa hanya dijadikan alat tekan politik oleh para elite.
Rahmat menekankan, meski setiap kebijakan pemerintah perlu diawasi dan dikritik tata kelolanya, namun penolakan total terhadap program yang menyangkut gizi masyarakat dianggap sebagai langkah yang keliru secara prioritas.
"Pertama, kami mempertanyakan prioritas isu yang diangkat. Di tengah kebutuhan mendasar masyarakat, perhatian justru tersedot pada isu yang tidak menjadi urgensi utama. Sementara itu, Program MBG yang berdampak langsung pada gizi dan kesejahteraan masyarakat justru menjadi sasaran penolakan, meski perbaikan tata kelola tetap diperlukan," tegasnya.
BEM Bersatu mengimbau kepada seluruh elemen mahasiswa di kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, hingga Medan untuk tetap waspada dan tidak mudah terprovokasi oleh agenda-agenda yang ditunggangi oleh kepentingan politik 2029 maupun sisa-sisa persaingan politik masa lalu.
Sebagai penutup pernyataan sikapnya, BEM Bersatu menegaskan posisi mereka sebagai garda terdepan penjaga moral bangsa.
Mereka mendesak agar gerakan mahasiswa kembali ke khitahnya sebagai penyambung lidah rakyat, bukan menjadi kepanjangan tangan dari para purnawirawan militer atau politisi yang haus kekuasaan.
"Kami, BEM Bersatu, menolak segala bentuk penunggangan gerakan mahasiswa oleh kepentingan politik praktis. Gerakan mahasiswa harus tetap menjadi suara rakyat, bukan alat elite dalam perebutan kekuasaan," pungkas Rahmat.
Konferensi pers Aliansi BEM Bersatu ini dihadiri oleh Wildan Ricky Ketua BEM Fakultas Hukum UNISIA; Muhammad Yani dari BEM Fakultas Hukum UIJ; Ardi Zulkifly, Ketua BEM FISIP UNAS; dan
Ardiansyah, Ketua BEM Institut Al Aqidah.
Lalu, Ahmad Ghazy dari BEM PSIKOLOGI UNJ; Alfi, Ketua BEM FEB UNPAM; Rahmat Djimbula, Ketua BEM Hukum UIC; Dicky, BEM F.IPS Unindra; Ahmad, BEM Fakultas Tekhnik Universitas BSI, dan Rezky Anandar, BEM Fakultas Ilmu Sosial dan Managemen Administrasi Institut STIAMI.
Baca Juga: Heboh Mobil Terpasang Alat Pelacak, Eks Ketua BEM UGM Tiyo Dituding Terlibat Aktor Politik Praktis
Tag
Berita Terkait
-
Heboh Mobil Terpasang Alat Pelacak, Eks Ketua BEM UGM Tiyo Dituding Terlibat Aktor Politik Praktis
-
Mantan Ketua BEM UGM Tiyo Temukan Alat Pelacak di Mobilnya Usai Demo Gejayan Memanggil
-
'Saya Memang Tukang Lapor!' Firdaus Oiwobo Polisikan Tyo Eks Ketua BEM UGM Usai Kritik Prabowo
-
Tiyo Ardianto Ungkap Kronologi Dugaan Pemasangan Alat Pelacak, Sebut Sudah Diintai Sejak di Semarang
-
Henri Curiga Kasus Roy Suryo Dikebut, Sebut Ada Upaya Cegah Ijazah Jokowi Diuji di Pengadilan
Terpopuler
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- 7 Aturan Feng Shui Kamar Tidur yang Baik untuk Rezeki
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari APBD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
PBB: Hampir 1.000 Warga Palestina Dibunuh Israel Sejak Oktober 2025
-
Heboh Mobil Terpasang Alat Pelacak, Eks Ketua BEM UGM Tiyo Dituding Terlibat Aktor Politik Praktis
-
Al-Qaqa Ibn Antar, Spiderman Yaman Tewas Mengenaskan di Kawah Hardah
-
Menlu Abbas Araghchi: Kesepakatan Damai AS - Iran Satu Paket dengan Israel - Lebanon
-
KPK Temukan Sederet Proyek Strategis Jakarta Tak Optimal, Ini Daftarnya
-
Iran Tegaskan Israel Terikat Kesepakatan Damai dengan AS, Soroti Penarikan Pasukan dari Lebanon
-
KPK Pelototi Proyek Strategis DKI Jakarta Senilai Rp 4,25 Triliun
-
Sasar Pekerja Billboard, Tukang Cat Duko di Salemba Diciduk usai Aksi Pemerasannya Viral
-
WNA Ribut dan Diseret di Terminal 3 Soetta! Polisi Sampai Panggil Penerjemah Mandarin untuk Mediasi
-
Bau Orba di Balik Polemik Surat Demo BEM UI, Polisi Sengaja Bungkam Kritik?