News / Nasional
Kamis, 18 Juni 2026 | 12:35 WIB
ILUSTRASI - Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kiri) bersama Budiman Sudjatmiko (kanan) berpose sambil mengepalkan tangan usai menghadiri deklrasi Gerakan PraBu di Gedung Marina. [ANTARA]
Baca 10 detik
  • Politikus Andi Harianto Sinulingga mendesak Presiden Prabowo mencopot Budiman Sudjatmiko dari jabatan Kepala BP Taskin segera mungkin.
  • Desakan muncul akibat sikap Budiman saat berdebat dengan mahasiswa dalam forum diskusi di Semarang pada 12 Juni 2026.
  • Andi menilai tindakan Budiman merendahkan martabat mahasiswa dan merusak citra pemerintahan yang dibiayai oleh pajak warga negara.

Ketegangan bermula saat Ketua HMI Komisariat FISIP Universitas Diponegoro (Undip), Muhammad Rafli Susanto, melontarkan kritik keras terhadap narasi idealisme yang dipaparkan oleh Budiman.

Rafli menilai paparan mantan aktivis 98 tersebut tidak menyentuh persoalan krusial yang dihadapi rakyat di tingkat akar rumput, seperti sengketa agraria di Pundenrejo.

“Bapak jangan bicara soal negara ideal kalau tidak pernah memikirkan ide maupun solusi dari akar masalah rakyat. Misalnya persoalan petani di Pundenrejo, pikirkan hal itu. Jangan cacat logika terus," kata Rafli mengkritik di dalam forum diskusi.

Merespons kritik tersebut, Budiman meminta Rafli untuk mengelaborasi lebih dalam argumennya agar diskusi tetap berjalan pada jalur substantif.

Namun, Rafli menolak permintaan tersebut dengan alasan dirinya harus segera meninggalkan lokasi untuk bergabung dalam aksi unjuk rasa yang tengah berlangsung di kota Semarang.

Pada titik inilah, situasi mencapai puncak ketegangan ketika Rafli menantang Budiman untuk melanjutkan diskusi di luar forum resmi.

Budiman yang merasa forumnya tidak dihormati, melontarkan kalimat yang kemudian dianggap sebagai penghinaan oleh Andi Sinulingga dan sebagian publik di media sosial.

“Orang-orang tertarik argumen Anda. Anda pernah dipenjara tiga bulan, tapi bukan berarti lebih hebat serta berhak tak menghormati forum ini. Anda bukan siapa-siapa, silakan saja pergi," kata Budiman.

Klarifikasi Budiman Sudjatmiko

Baca Juga: Lingkar Dalam Prabowo Bikin Investor Waswas, Rupiah dan IHSG Kena Tekanan

Menanggapi gelombang kritik yang menyudutkan dirinya, Budiman Sudjatmiko segera memberikan klarifikasi.

Ia menepis narasi yang menyebutkan bahwa dirinya telah mengusir mahasiswa tersebut secara sepihak tanpa alasan yang jelas.

Menurut versinya, ia hanya berusaha menegakkan aturan main dalam sebuah forum diskusi bersama perwakilan BEM Undip dan BEM Universitas Brawijaya (Unbraw).

Budiman berkilah, tindakannya adalah bentuk teguran keras atas sikap mahasiswa yang dianggapnya tidak menghargai jalannya diskusi kolektif.

“Bagi saya, diskusi yang ingin diajukan tak lagi soal substantif. Saya minta dia tinggalkan forum. Tapi, karena hak saya merespons pertanyaannya dalam forum tak ditanggai, saya tegur keras. Dia malah minta saya keluar dari forum dan berdiskusi berdua di luar," kata dia.

Load More