- Kemnaker mencatat 34 persen peserta Program Pemagangan Nasional Angkatan I berhasil direkrut menjadi karyawan tetap oleh perusahaan mitra.
- Pemerintah menargetkan 150 ribu peserta untuk angkatan kedua dengan menanggung penuh biaya uang saku melalui anggaran negara.
- Kemnaker akan mendistribusikan peserta secara proporsional ke seluruh Indonesia untuk mengatasi penumpukan lokasi magang di Pulau Jawa.
Suara.com - Program Pemagangan Nasional besutan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) sukses mencetak hasil gemilang. Sebanyak 34 persen peserta Angkatan I dilaporkan langsung direkrut menjadi karyawan tetap sesaat setelah masa magang mereka usai.
Capaian impresif ini menjadi angin segar bagi para pencari kerja sekaligus modal kuat bagi pemerintah untuk memperluas jangkauan program di angkatan-angkatan selanjutnya.
Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, dalam acara penutupan batch ketiga di Kantor Kemnaker, Kamis (18/6/2026), mengungkapkan rasa puasnya atas keberhasilan para lulusan perguruan tinggi dalam program ini.
"Dan alhamdulillah, data kita untuk sementara kalau batch satu yang ditawari untuk terus bekerja itu sekitar 34 persen. Ini sebuah angka yang menurut kami luar biasa. 34 persen itu artinya saat magang baru selesai, itu sudah 34 persen," ujar Yassierli.
Melihat animo dan keberhasilan yang tinggi, Kemnaker memutuskan untuk menaikkan target peserta pada angkatan kedua, dari 100 ribu menjadi 150 ribu orang.
Menariknya, pemerintah memastikan bahwa perusahaan mitra tidak akan dibebani biaya uang saku peserta guna menjaga keberlangsungan kerja sama.
"(Awalnya) uang sakunya itu sharing, tapi akhirnya kami memutuskan sama seperti kegiatan pertama, jadi 100 persen ditanggung oleh pemerintah," ungkap Yassierli.
Solusi Ketimpangan: Tak Lagi Jakarta-Sentris
Evaluasi pada Angkatan I menunjukkan adanya penumpukan peserta di Jakarta dan Pulau Jawa. Hal ini dipicu oleh daya tarik Upah Minimum Provinsi (UMP) di Jakarta yang menyentuh angka Rp5,6 juta hingga Rp5,8 juta.
Baca Juga: Menaker Serahkan Dokumen Ratifikasi Konvensi ILO 188 ke Dirjen ILO, Wujudkan Pesan Presiden Prabowo
"Yang besar angkatan satu banyaknya di Pulau Jawa, dan banyaknya juga di Jakarta. Karena upah minimum di Jakarta Rp5,6 juta, sekarang sudah sampai Rp5,8 juta, milih juga ternyata adik-adik peserta magang gitu ya," tutur Menaker.
Untuk mengatasi ketimpangan tersebut, Kemnaker akan menerapkan skema distribusi proporsional pada Angkatan II. Tujuannya agar sebaran peserta lebih merata di seluruh provinsi sesuai dengan data lulusan perguruan tinggi setempat.
Bonus Sertifikasi Gratis Senilai Rp1 Juta
Tak hanya pengalaman kerja, alumni magang juga dimanjakan dengan fasilitas ujian sertifikasi kompetensi gratis di Balai Pelatihan Vokasi milik kementerian.
Sertifikat keahlian resmi ini diharapkan menjadi nilai tambah bagi fresh graduate di pasar kerja.
"Kemnaker membuka kesempatan adik-adik yang ingin mendapatkan sertifikat kompetensi. Riilnya nanti biayanya itu sekitar Rp1 juta kalau tidak salah per kompetensi, itu gratis," terang Yassierli.
Berita Terkait
-
KPK Pilih 'Rem Darurat', Serahkan Pengusutan Korupsi Makan Bergizi Gratis ke Kejaksaan Agung
-
ILC Adopsi Standar Internasional, Menaker Dorong Keseimbangan Pelindungan dan Inovasi
-
Kemnaker Raih 2 Penghargaan Government Social Media Summit 2026
-
Menaker Serahkan Dokumen Ratifikasi Konvensi ILO 188 ke Dirjen ILO, Wujudkan Pesan Presiden Prabowo
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
Pilihan
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
-
BREAKING NEWS: Kantor Dinas Pendidikan Sulsel Digeledah Kejati
Terkini
-
Siapa Letjen Setyo Sularso? Namanya Disebut Aliansi BEM Bersatu Terkait Mobil Fortuner Tiyo Ardianto
-
Misteri Buku Catatan Sony Sonjaya, Tersangka Korupsi MBG yang Bungkam Saat Tiba di Kejagung
-
Presiden Prabowo Diminta Copot Budiman Sudjatmiko
-
Kata-kata China soal Perdamaian AS - Iran: Kini Fokus ke Masalah Selat Hormuz
-
Lokasi Donald Trump Teken Perdamaian Perang Iran Ternyata Saksi Bisu Kegagalan AS di Masa Lalu
-
Polisi Amankan 69 Orang di Eks Hotel Sultan, Sebut Massa yang Dimobilisasi
-
Negara Tegaskan Hak atas Lahan Eks Hotel Sultan: Kami Punya Akta yang Asli
-
HW Group Menang Gugatan Hak Cipta, Tuntutan Rp 4,9 Miliar Ari Bias Ditolak Pengadilan
-
Kemensos Salurkan Bantuan Isian Rumah hingga Jaminan Hidup bagi Korban Bencana di Sumatra
-
Aparat Jebol Pertahanan Massa Hotel Sultan, Provokator Diamankan dan Tamu Dievakuasi