- Sebanyak 119 orang diamankan polisi akibat kericuhan saat eksekusi lahan Hotel Sultan di Jakarta Pusat, Kamis (18/6/2026).
- Insiden saling lempar batu tersebut menyebabkan 28 personel Polri, satu anggota TNI, dan dua warga sipil mengalami luka-luka.
- Aparat kepolisian menahan massa untuk memulihkan ketertiban serta mendalami aktor intelektual yang mendanai mobilisasi kelompok di lokasi tersebut.
Suara.com - Sebanyak 119 orang diciduk polisi buntut kericuhan yang terjadi saat eksekusi Hotel Sultan, kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (18/6/2026).
Eksekusi lahan yang semula berjalan damai berujung aksi saling dorong dan diwarnai aksi lempar batu. Akibatnya 28 personel Polri, 1 anggota TNI, serta 2 warga sipil mengalami luka terkena lemparan benda keras.
“Guna memulihkan ketertiban dan mendalami dalang di balik aksi kekerasan dan penghalangan tugas ini, petugas mengamankan 119 orang ke Mapolda Metro Jaya,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, Kamis (18/6/2026).
Ratusan orang tersebut digelandang ke Mapolda Metro Jaya, guna menghindari eskalasi konflik yang lebih meluas.
“Langkah ini diambil untuk melindungi mereka dari potensi eskalasi yang lebih membahayakan, sekaligus memetakan kelompok mana yang menduduki kawasan secara ilegal serta mengusut aktor intelektual yang mendanai mobilisasi massa tersebut,” jelasnya.
Budi menyayangkan, insiden ini bisa terjadi, menurutnya aksi pengosongan aset negara bisa dilakukan tanpa harus adanya korban luka.
“Kami sangat menyesalkan terjadinya ketegangan yang berujung pada terlukanya rekan-rekan kami dari Polri, TNI, serta saudara kami dari pihak sipil,” katanya.
Budi menyampaikan, pada prinsipnya kehadiran aparat di lokasi untuk melayani dan memastikan kepastian hukum berjalan dengan damai bagi semua pihak.
“Perbuatan menghalangi eksekusi putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap seperti perkara perdata maupun gugatan PTUN yang melekat pada objek tidak hanya melawan hukum,” katanya.
Baca Juga: Aparat Jebol Pertahanan Massa Hotel Sultan, Provokator Diamankan dan Tamu Dievakuasi
“Tetapi juga mencederai prinsip res judicata pro veritate habetur, bahwa putusan pengadilan harus dianggap benar dan dihormati oleh setiap warga negara demi ketertiban sosial bersama,” jelasnya.
Dalam pengamanan eksekusi ini, sedikitnya ada 3.161 personel gabungan disiagakan. Mereka berasal dari unsur Polda Metro Jaya, TNI AD, Satpol PP, Damkar, Pamdal GBK, hingga tim medis Dinas Kesehatan.
Berita Terkait
-
Hotel Sultan Jakarta Milik Siapa? Kisruh saat Dieksekusi
-
Polisi Amankan 69 Orang di Eks Hotel Sultan, Sebut Massa yang Dimobilisasi
-
Negara Tegaskan Hak atas Lahan Eks Hotel Sultan: Kami Punya Akta yang Asli
-
Aparat Jebol Pertahanan Massa Hotel Sultan, Provokator Diamankan dan Tamu Dievakuasi
-
Memanas, Proses Pengosongan Lahan Hotel Sultan Diwarnai Aksi Lempar Batu
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
Pilihan
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
-
BREAKING NEWS: Kantor Dinas Pendidikan Sulsel Digeledah Kejati
Terkini
-
Stok Senjata AS Menipis, Donald Trump Paksa Industri Militer Genjot Produksi Rudal
-
Sekolah Rakyat Siap Beroperasi, Kemensos Hadapi Krisis Tenaga Pendidik
-
Ancaman El Nino Berpotensi Picu Krisis Ekonomi, Pemerintah Diminta Waspada
-
AS-Iran Sudah Damai, Rusia Masih Perang, Kilang Minyak Moskow Hancur Dihantam Drone Ukraina
-
PKB Sentil PDIP, Minta Sikap Politik Tegas Tak Abu-abu: Kalau Oposisi Ya Oposisi
-
Banyak yang Tergiur Gaji Jakarta Rp5,7 Juta, Menaker Evaluasi Sebaran Peserta Magang Nasional
-
Siapa Letjen Setyo Sularso? Namanya Disebut Aliansi BEM Bersatu Terkait Mobil Fortuner Tiyo Ardianto
-
Misteri Buku Catatan Sony Sonjaya, Tersangka Korupsi MBG yang Bungkam Saat Tiba di Kejagung
-
Presiden Prabowo Diminta Copot Budiman Sudjatmiko
-
Kata-kata China soal Perdamaian AS - Iran: Kini Fokus ke Masalah Selat Hormuz