- Kementerian HAM menyatakan program MBG merupakan instrumen negara untuk memenuhi hak dasar pangan bagi seluruh peserta didik.
- Plt Dirjen KemenHAM Sofia Alatas menegaskan program tersebut menjadi pilar utama dalam dokumen RANHAM generasi keenam mendatang.
- Pemerintah menargetkan pemerataan akses pangan melalui kebijakan strategis guna meningkatkan kualitas gizi serta mendukung capaian pendidikan anak Indonesia.
Suara.com - Kementerian Hak Asasi Manusia (KemenHAM) mengkliam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bukan sekadar program pemerintah biasa, melainkan instrumen negara untuk memenuhi hak dasar masyarakat, khususnya hak pangan bagi peserta didik.
Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Instrumen dan Penguatan HAM Kementerian HAM, Sofia Alatas, mengatakan pemenuhan hak pangan merupakan salah satu pilar utama dalam Rencana Aksi Nasional Hak Asasi Manusia (RANHAM) generasi keenam yang saat ini tinggal menunggu pengesahan Presiden.
"Kalau terkait MBG, itu adalah salah satu alat yang digunakan pemerintah untuk memenuhi hak-hak dasar. Terutama bagi mereka yang berada di masa pendidikan," kata Sofia di Jakarta, Selasa (23/6/2026).
Menurut Sofia, hak atas pangan merupakan hak dasar yang wajib dipenuhi negara. Karena itu, upaya pemenuhannya tidak hanya dilakukan melalui program MBG, tetapi juga lewat berbagai kebijakan di sektor pangan dan pertanian.
“Upaya itu penting agar akses pangan masyarakat terjaga dan kebutuhan gizi dapat terpenuhi secara berkelanjutan,” ujarnya.
Sofia menilai Indonesia memiliki modal besar untuk mewujudkan ketahanan sekaligus kedaulatan pangan karena didukung sumber daya alam yang melimpah.
Namun, tantangan terbesar pemerintah saat ini adalah memastikan akses pangan dapat dinikmati secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat.
Dalam konteks tersebut, MBG dipandang sebagai salah satu bentuk distribusi pangan yang langsung menyasar peserta didik.
Program itu diharapkan mampu membantu pemenuhan kebutuhan gizi anak sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan.
Baca Juga: Bukan di Jalanan! Pengamat Sebut Pengerahan Siswa Batam Dukung MBG Justru Rusak Citra Program
“Harapannya ke depan, dengan terpenuhi hak pangannya. Mereka bisa mengembangkan pendidikan jauh lebih baik,” katanya.
Di sisi lain, KemenHAM mengungkapkan penyusunan RANHAM generasi keenam telah rampung dan kini berada di Sekretariat Negara untuk menunggu pengesahan Presiden.
Menurut dia, dokumen tersebut akan menjadi pedoman utama dalam pelaksanaan pemenuhan dan perlindungan HAM nasional dalam beberapa tahun mendatang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Cara Memakai Cushion agar Tidak Cakey, Ikuti 7 Langkah Ini
-
Bahaya Racun Makeup Viral: Tren Glowing yang Merusak Kulit Wajah
-
7 Cara Pakai AC Low Watt agar Kamar Cepat Dingin Tanpa Boros Listrik
-
Debut Film! Cha Si Yeon Resmi Bintangi Film Layar Lebar The Pinnacle
-
Jorge Messi Wafat, Sosok Penting di Balik Karier Lionel Messi
-
Hujan Ringan Diprediksi Mengguyur Pekanbaru dan Padang Hari Ini
-
Review Film The Ribbon Hero: Dongeng Klasik Tezuka dalam Balutan Modernitas
-
Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dilakukan Menyeluruh
-
MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah Bukan Rp300 Triliun, Ini Pertimbangannya
-
Cushion ESQA Oksidasi atau Tidak? Cek Kelebihan dan Review Pengguna sebelum Membeli