- Ketua BEM FH Universitas Bung Karno, Muhammad Abdimaludin, mengakui menerima dana sebesar Rp20 juta terkait aksi unjuk rasa.
- Dana tersebut diduga berasal dari oknum kepolisian untuk mengalihkan rute demonstrasi mahasiswa dari Istana ke Gedung DPR RI.
- Rektorat membekukan jabatan Muhammad Abdimaludin guna mempermudah penyelidikan internal Komisi Etik atas dugaan skandal suap demonstrasi tersebut.
5. Instruksi Ditolak, Aliran Dana Pecah di Internal
Meski uang pelicin telah berpindah tangan, skenario untuk menjauhkan mahasiswa dari pusat pemerintahan nyatanya menemui kegagalan. Para mahasiswa UBK menolak arahan tersebut dan tetap nekat menembus barikade aparat di kawasan Tugu Tani pada Rabu (24/6/2026) hingga berhasil mencapai sekitar Istana Negara.
Kendati misinya gagal total di lapangan, uang yang telanjur masuk ke kantong organisasi kini memicu polemik baru akibat munculnya silang versi pembagian di internal pengurus BEM.
6. Imbas Audiensi Spontan dengan Wapres Gibran Rakabuming Raka
Skandal ini kian menjadi sorotan tajam di level politik nasional lantaran delegasi mahasiswa dengan mudah mendapatkan akses masuk untuk melangsungkan audiensi spontan dengan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Istana Wapres pasca-aksi.
Meskipun memicu desakan klarifikasi, Sekretaris Fraksi Partai Gerindra di DPR RI, Bambang Haryadi, langsung pasang badan membela Gibran dan meyakini bahwa aliran dana operasional Rp20 juta yang diterima oknum mahasiswa tersebut sama sekali tidak memiliki sangkut paut dengan pihak Wakil Presiden.
Saat ini, pembekuan jabatan Abdi menjadi pintu masuk bagi Komisi Etik UBK untuk menyisir semua keterlibatan oknum lain secara transparan, seiring kuatnya desakan keterbukaan dari internal civitas akademika.
Berita Terkait
-
Gerindra Tepis Isu 'Mata-matai' Wapres Gibran: Yang Ada Adalah Perintah untuk...
-
Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?
-
Ada Upaya 'Jurang Pemisah' Prabowo-Gibran? Gerindra Buka Suara Soal Isu Suap BEM UBK
-
Demo Mahasiswa di Patung Kuda Memanas, Orator Teriak Minta Massa dan Polisi Mundur
-
Suap Mahasiswa UBK Viral, Terseret Nama 'Kapolda' dan Aliran Dana Rp20 Juta
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang
-
Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang
-
Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA
-
Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah
-
Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?
-
Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!
-
Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat
-
Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan
-
Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai
-
Prabowo Singgung Kegaduhan Usai Pemilu, Istana Langsung Klarifikasi