Mantan Ketua BEM Universitas Gadjah Mada (UGM), Tiyo Ardianto. (Suara.com/Hiskia)
Baca 10 detik
- Mantan Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto menemukan alat pelacak pada kendaraannya namun memutuskan tidak melaporkannya kepada pihak kepolisian.
- Tiyo memilih mengabaikan tudingan politis terhadap dirinya agar tetap fokus mengawal isu kebijakan publik yang lebih substantif.
- Ia menganggap intimidasi berupa pelacakan dan tudingan personal merupakan upaya pengalihan isu dari persoalan rakyat yang mendesak.
Fokus pada Isu Substantif
Tiyo mengatakan polemik mengenai dirinya bukan persoalan utama yang perlu mendapat perhatian publik. Terdapat berbagai persoalan yang lebih penting untuk dibahas dibandingkan tudingan-tudingan personal yang diarahkan kepadanya.
"Persoalan penting hari ini adalah MBG yang setiap hari memakan Rp1,2 T. Persoalan penting hari ini adalah KDMP yang luar biasa problematik di akar rumputnya masyarakat," tegasnya.
Ruang publik sekarang, kata Tiyo, sering kali dialihkan dari pembahasan isu-isu kebijakan yang berdampak langsung kepada masyarakat menuju persoalan yang menurutnya tidak substantif.
"Mengapa kita senang menggeser persoalan dari yang substantif menjadi persoalan-persoalan yang remeh? Mari kita fokus ke hal-hal yang substantif," tandasnya.
Komentar
Berita Terkait
-
Kematian Peserta KDMP dan KNMP Bukti Pendekatan Militeristik Tak Cocok untuk Warga Sipil!
-
Tiyo Ardianto Sebut Pelaporan Dirinya Jadi Ajang Cari Muka ke Presiden Prabowo
-
Geger Suap BEM FH UBK, Tiyo Singgung Pernyataan Prabowo: Mungkin Beliau Tidak Hanya Tahu
-
Status JC Ditolak, DPR Minta LPSK Tak Beri Perlindungan Sony Sanjaya
-
3 Calon Manajer KDMP Meninggal Saat Pelatihan, Anggota DPR Desak Evaluasi Total Skema Rekrutmen
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Gus Yaqut Tumbang di Tahanan, Istri Apresiasi Langkah Cepat KPK Larikan ke RS
-
Gaji Dokter Timpang! Menkes: Ada yang Miliaran, Ada yang Selevel Tukang Parkir
-
Viral Isu Kantor RW di Cikini Digusur Demi SPPG, Ini Fakta Sebenarnya
-
Miris! Menkes Budi Bongkar Sisi Gelap Dunia Medis: Banyak Nakes Kena Bullying dari Seniornya
-
Polisi Tegaskan Taufik Hidayat Ditangkap, Bukan Menyerahkan Diri Seperti Narasi Viral
-
Di Sini Wilayah Paling Parah Akibat Gempa Venezuela, Banyak Orang Meninggal
-
Viral! Pria Dilecehkan di Angkot Cipayung, Pelaku Dikepung Warga, Polisi Buru CCTV
-
Bahas Dinamika Bangsa, KSP Dudung Sampaikan Pesan Khusus untuk Para Purnawirawan
-
Malam Puncak HUT Jakarta 499: Konser Mahalini di Bundaran HI hingga Tarif Transportasi Rp1!
-
Jalanan Venezuela Dipenuhi Warga Hanya Pakai Piyama Pasca-Gempa Bumi, Kenapa?