- Survei Litbang Kompas mencatat tingkat kepercayaan publik terhadap Polri mencapai 82,4 persen pada pertengahan tahun 2026.
- Peningkatan kepercayaan dipicu oleh keberhasilan Polri menangani judi online, tindak pidana perdagangan orang, dan peredaran narkotika.
- Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati menilai perubahan UU Polri menjadi momentum memperkuat profesionalisme serta akuntabilitas institusi.
Regulasi baru ini diharapkan mampu memberikan payung hukum yang lebih kuat bagi Polri untuk menjalankan fungsi perlindungan dan pengayoman secara lebih modern.
Namun, ia mengingatkan bahwa kewenangan yang lebih besar harus dibarengi dengan integritas yang lebih tinggi.
Kepercayaan publik yang saat ini berada di level tinggi merupakan aset yang sangat rapuh jika tidak dijaga dengan konsistensi reformasi.
“Semakin besar kewenangan yang dimiliki, semakin besar pula tuntutan untuk bekerja secara profesional, transparan, and berintegritas. Kepercayaan publik merupakan modal terbesar Polri yang harus dijaga melalui konsistensi reformasi dan pelayanan berkualitas,” lanjutnya.
Detail Survei Litbang Kompas
Data yang dirilis oleh Litbang Kompas menunjukkan angka yang cukup meyakinkan. Survei ini dilakukan pada periode 9 hingga 18 April 2026.
Survei itu, melibatkan 1.200 responden yang tersebar secara proporsional di 38 provinsi di Indonesia.
Menggunakan metode wawancara tatap muka, survei ini memiliki margin of error sebesar 2,83 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Hasil rincian survei menunjukkan mayoritas publik atau sekitar 82,4 persen responden merasa yakin bahwa kinerja Polri akan terus membaik di masa mendatang.
Sementara itu, 12,1 persen menyatakan tidak yakin, dan 5,5 persen memilih untuk tidak menjawab. Tren ini menunjukkan pemulihan citra yang solid dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Sebagai mitra kerja Polri, Komisi III DPR RI memastikan akan terus memberikan dukungan penuh, baik dari sisi anggaran maupun pengawasan, agar tren positif ini tidak hanya menjadi fenomena sesaat.
Sari berharap, Polri terus mempertahankan prinsip utamanya dalam melayani rakyat tanpa pandang bulu.
“Harapannya tentu Polri harus semakin hadir sebagai institusi penegakan hukum yang presisi, profesional, humanis, responsif serta bisa memberikan rasa aman berkeadilan bagi masyarakat," kata Sari.
Tag
Berita Terkait
-
Boni Hargens Soal Hasil Survei Litbang Kompas: Wujud Konkret Kapolri Lakukan Reformasi Polri
-
Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah
-
Bareskrim Tetapkan 291 Tersangka dalam Kasus Judol Internasional di Hayam Wuruk
-
Dulu Dicibir Kini Dipuji, Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen di Survei Kompas
-
Resmi! Brigjen Yulius Audie Sonny Latuheru Jabat Kapolda Papua Barat, Ini Sosoknya
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Kepercayaan Rakyat ke Polri Meroket, Rudianto Lallo: Modal Besar Tingkatkan Pelayanan
-
Pilih Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta, Zulhas: Artis Itu Kreatif dan Kerjanya Produktif
-
HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
-
Malam Minggu Spesial di Bundaran HI: Warga Rayakan HUT Jakarta ke-499 Sambil Nonton Konser
-
Soroti Ketimpangan Distribusi MBG, Garuda Institute Dorong BGN Perkuat Akurasi Sasaran
-
Taruna Akmil Masuk Sekolah Rakyat, Amnesty Khawatir Siswa Jadi Korban Militerisasi Pendidikan
-
Resmi! Zulhas Lantik Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta Gantikan Eko Patrio
-
GMNI Desak Pemerintah Hentikan Total Program Kopdes Merah Putih: Jangan Boroskan APBN
-
Kemenhan Akui 32 Peserta Hamil Sempat Ikut Latsarmil SPPI, Akhirnya Dipulangkan
-
Gempa Pacitan Terasa hingga Yogyakarta, KAI Sempat Hentikan Perjalanan Kereta