News / Internasional
Selasa, 30 Juni 2026 | 07:00 WIB
Seorang ibu muda, Dayana Patino, berhasil bertahan hidup selama lebih dari 30 jam di bawah reruntuhan bersama bayi laki-lakinya yang baru berusia 18 hari.[Tangkap layar X]
Baca 10 detik
  • Dayana Patino dan bayinya selamat setelah terjebak di bawah reruntuhan bangunan akibat gempa di La Guaira, Venezuela.
  • Korban berhasil bertahan hidup selama lebih dari 30 jam meski tertimbun puing bangunan sebelum ditemukan tim penyelamat.
  • Keberhasilan evakuasi ibu dan bayi tersebut memberikan secercah harapan di tengah bencana yang menewaskan 1.450 orang lebih.

Suara.com - Kisah menyentuh datang dari bencana gempa Venezuela.

Seorang ibu muda, Dayana Patino, berhasil bertahan hidup selama lebih dari 30 jam di bawah reruntuhan bersama bayi laki-lakinya yang baru berusia 18 hari.

Dayana ditemukan di antara puing bangunan yang runtuh di La Guaira setelah dua gempa besar menghantam wilayah tersebut.

Ia mengaku kekuatan untuk bertahan datang dari sang bayi, Juan David.

“Selama dia masih hidup, saya juga akan tetap hidup. Sesekali saya menyentuh hidungnya untuk memastikan dia masih bernapas,” ujar Dayana, seperti dikutip dari BBC.

Bayi yang masih sangat rentan itu menjadi simbol harapan di tengah tragedi yang menewaskan sedikitnya 1.450 orang.

Dampak Mengerikan Gempa Venezuela, Korban Tewas Bertambah Jadi 589 Orang. [Photo/newswires]

Hingga kini, puluhan ribu warga masih dilaporkan hilang, sementara tim penyelamat terus berpacu dengan waktu.

Saat gempa pertama terjadi, Dayana tengah berada di apartemennya di lantai delapan.

Ia sempat mengira getaran hanya ringan, sebelum akhirnya bangunan runtuh dan menjebaknya bersama sang bayi.

Baca Juga: Korban Gempa Venezuela Tembus 1400 Jiwa, Infrastruktur Negara Lumpuh Total

“Saya merasa seperti terbang, lalu seolah tenggelam di tanah. Saya tidak tahu bagaimana saya tidak melepaskan bayi saya,” tuturnya.

Dalam kondisi terjepit beton dan tak bisa bergerak, Dayana memilih menghemat tenaga.

Ia hanya berteriak saat mendengar suara di sekitarnya, berharap ada yang menemukan posisinya.

Kakinya terjepit reruntuhan, sementara kepalanya tertekan batu.

Meski demikian, ia mengaku tetap tenang dan terus berusaha menjaga bayinya tetap hidup.

Harapan muncul saat ia mendengar suara sang kakak memanggil namanya. Dengan sisa tenaga, Dayana berteriak keras hingga akhirnya tim penyelamat menemukan lokasi mereka.

Load More