- Sebanyak 80 personel Gulkarmat Jakarta Timur berhasil memadamkan kebakaran gudang PT Sayap Mas Utama pada Selasa dini hari.
- Proses pemadaman di kawasan Cakung berlangsung selama lima jam mulai Senin malam hingga Selasa pukul 03.57 WIB.
- Insiden kebakaran gudang seluas 700 meter persegi tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka bagi pihak mana pun.
Suara.com - Sebanyak 80 personel Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur berjibaku selama hampir lima jam untuk memadamkan kebakaran hebat yang melanda gudang PT Sayap Mas Utama III di kawasan Cakung, Jakarta Timur, pada Senin (29/6/2026) malam hingga Selasa dini hari.
Kepala Seksi Operasi Sudin Gulkarmat Jakarta Timur Abdul Wahid mengatakan, laporan kebakaran diterima pada pukul 22.35 WIB.
Petugas kemudian mengerahkan satu unit sebagai respons awal sebelum akhirnya menambah kekuatan menjadi 16 unit mobil pemadam dengan total 80 personel.
"Api berhasil dipadamkan Selasa dini hari pukul 03.57 WIB," kata Abdul Wahid dikutip dari Antara, Selasa (30/6/2026).
Saat itu, petugas tiba di lokasi pada pukul 22.48 WIB dan langsung melakukan pemadaman satu menit kemudian. Namun, besarnya kobaran api membuat proses penanganan berlangsung cukup lama.
Api baru berhasil dilokalisasi sekitar pukul 00.35 WIB.
Setelah itu, petugas melanjutkan proses pendinginan mulai pukul 01.23 WIB untuk memastikan tidak ada bara api yang tersisa dan mencegah kebakaran kembali terjadi.
"Api akhirnya berhasil dilokalisasi pada pukul 00.35 WIB. Selanjutnya petugas melakukan proses pendinginan pukul 01.23 WIB untuk memastikan tidak ada bara api yang tersisa dan mencegah kebakaran kembali terjadi," jelas Abdul.
Operasi pemadaman baru dinyatakan selesai pada pukul 03.57 WIB atau menjelang pagi.
Setelah kondisi dipastikan aman, seluruh personel dan armada kembali ke pos masing-masing.
Baca Juga: Tragedi Cinta Segitiga Pengamen Bekasi: Sempat Viral di Medsos, Berakhir Penikaman Maut
Berdasarkan keterangan awal, kebakaran pertama kali diketahui oleh petugas keamanan yang melihat kepulan asap tebal dari gudang seluas sekitar 700 meter persegi tersebut. Saat itu bangunan dalam kondisi terkunci.
"Tak lama berselang api membesar sehingga kejadian itu dilaporkan kepada kami petugas kebakaran," beber Abdul.
Hingga kini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan, sementara nilai kerugian masih didata.
"Tidak ada laporan korban jiwa maupun korban luka dalam insiden tersebut," ucapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?
-
Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi
-
Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul
-
Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil