News / Metropolitan
Selasa, 30 Juni 2026 | 08:09 WIB
Personel Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur berupaya memadamkan kebakaran gudang milik PT Sayap Mas Utama (SMU) III di kawasan Cakung, Jakarta Timur, Senin (29/6/2026) malam. ANTARA/HO-Sudin Gulkarmat Jakarta Timur.
Baca 10 detik
  • Sebanyak 80 personel Gulkarmat Jakarta Timur berhasil memadamkan kebakaran gudang PT Sayap Mas Utama pada Selasa dini hari.
  • Proses pemadaman di kawasan Cakung berlangsung selama lima jam mulai Senin malam hingga Selasa pukul 03.57 WIB.
  • Insiden kebakaran gudang seluas 700 meter persegi tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka bagi pihak mana pun.

Suara.com - Sebanyak 80 personel Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur berjibaku selama hampir lima jam untuk memadamkan kebakaran hebat yang melanda gudang PT Sayap Mas Utama III di kawasan Cakung, Jakarta Timur, pada Senin (29/6/2026) malam hingga Selasa dini hari.

Kepala Seksi Operasi Sudin Gulkarmat Jakarta Timur Abdul Wahid mengatakan, laporan kebakaran diterima pada pukul 22.35 WIB.

Petugas kemudian mengerahkan satu unit sebagai respons awal sebelum akhirnya menambah kekuatan menjadi 16 unit mobil pemadam dengan total 80 personel.

"Api berhasil dipadamkan Selasa dini hari pukul 03.57 WIB," kata Abdul Wahid dikutip dari Antara, Selasa (30/6/2026).

Saat itu, petugas tiba di lokasi pada pukul 22.48 WIB dan langsung melakukan pemadaman satu menit kemudian. Namun, besarnya kobaran api membuat proses penanganan berlangsung cukup lama.

Api baru berhasil dilokalisasi sekitar pukul 00.35 WIB.

Setelah itu, petugas melanjutkan proses pendinginan mulai pukul 01.23 WIB untuk memastikan tidak ada bara api yang tersisa dan mencegah kebakaran kembali terjadi.

"Api akhirnya berhasil dilokalisasi pada pukul 00.35 WIB. Selanjutnya petugas melakukan proses pendinginan pukul 01.23 WIB untuk memastikan tidak ada bara api yang tersisa dan mencegah kebakaran kembali terjadi," jelas Abdul.

Operasi pemadaman baru dinyatakan selesai pada pukul 03.57 WIB atau menjelang pagi.
Setelah kondisi dipastikan aman, seluruh personel dan armada kembali ke pos masing-masing.

Baca Juga: Tragedi Cinta Segitiga Pengamen Bekasi: Sempat Viral di Medsos, Berakhir Penikaman Maut

Berdasarkan keterangan awal, kebakaran pertama kali diketahui oleh petugas keamanan yang melihat kepulan asap tebal dari gudang seluas sekitar 700 meter persegi tersebut. Saat itu bangunan dalam kondisi terkunci.

"Tak lama berselang api membesar sehingga kejadian itu dilaporkan kepada kami petugas kebakaran," beber Abdul.

Hingga kini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan, sementara nilai kerugian masih didata.

"Tidak ada laporan korban jiwa maupun korban luka dalam insiden tersebut," ucapnya.

Load More