- Polres Metro Jakarta Selatan sedang memproses kasus penyekapan Abdul Latif yang melibatkan empat tersangka rekan kerjanya.
- Polisi kini menyelidiki laporan balik dugaan pencurian barang toko oleh Abdul Latif yang dilaporkan pihak MAS.
- Penyidik sedang memeriksa para saksi terkait dugaan pencurian tersebut guna melengkapi proses hukum di Jakarta Selatan.
Suara.com - Kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan terhadap Abdul Latif, karyawan toko perlengkapan padel di Jakarta Selatan, memasuki babak baru. Di tengah proses hukum yang menjerat empat pelaku penyekapan, polisi kini juga menyelidiki laporan dugaan pencurian yang menyeret Abdul sebagai terlapor.
Laporan tersebut diterima Polres Metro Jakarta Selatan pada 25 Juni 2026, sehari setelah orang tua Abdul melaporkan dugaan penyekapan terhadap anaknya.
"Pelapornya adalah MAS dan yang diduga terlapor adalah AL," ungkap Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Joko Adi Wibowo kepada wartawan, Kamis (2/7/2026).
Berdasarkan laporan, barang yang diduga hilang berupa 10 raket padel dan sepasang sepatu.
“Perkara ini saat ini masih tahap penyelidikan, dan tentunya sudah ada beberapa saksi yang sudah diundang dan didengar keterangannya,” ujar Joko.
Meski telah berstatus terlapor, Abdul belum diperiksa. Penyidik masih memprioritaskan pemeriksaan para saksi sebelum menjadwalkan pemanggilan terhadap yang bersangkutan.
Polisi juga belum meminta keterangan pemilik toko perlengkapan padel. Namun, penyidik memastikan pemilik usaha akan dipanggil sebagai bagian dari proses penyelidikan.
Menurut Joko dugaan pencurian yang dilaporkan tersebut disebut terjadi lebih dulu dibanding kasus penyekapan. Namun, laporan ke polisi baru dibuat setelah peristiwa penyekapan mencuat.
“Kejadiannya lebih dulu dari kejadian yang berikutnya, cuma dilaporkannya baru setelah kejadian," katanya.
Baca Juga: Komnas Perempuan Minta Maaf, Akui Kasus Penyekapan Yuvita di Bandung Ekstrem dan Sadis!
Empat Tersangka Penyekapan
Sebelumnya, Polres Metro Jakarta Selatan telah menetapkan empat orang berinisial ASB, RRK, AH, dan DW sebagai tersangka kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan terhadap Abdul Latif. Keempatnya kini telah ditahan.
Kasus penyekapan bermula dari laporan ibu korban berinisial M pada 24 Juni 2026. Ia mengaku khawatir setelah Abdul dijemput beberapa orang dari rumah pada Senin, 22 Juni 2026, lalu tidak kunjung pulang selama dua hari.
Berbekal laporan tersebut, tim Resmob Polres Metro Jakarta Selatan melakukan penyelidikan hingga menangkap empat tersangka.
Dalam penyelidikan awal, polisi mengungkap bahwa korban dan para tersangka merupakan rekan kerja di toko perlengkapan padel yang sama. Abdul diketahui baru bekerja sekitar dua bulan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Empuk untuk Jogging hingga Long Run Sesuai Review Pembeli
- Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026
- 4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Niat Menolong Teman, Remaja 14 Tahun di Palembang Ditemukan Meninggal di Sungai Musi
-
5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
-
4 Clay Mask Ampuh Bersihkan Pori untuk Cegah Bruntusan pada Kulit Berminyak
-
Meski Bangunan Retak Pasca Gempa, Layanan Penerbangan Tetap Berjalan di NTT
-
Industri Maritim Naik Kelas, Digitalisasi Perkuat Layanan Kapal hingga Kepelabuhanan
-
Hari Jadi Ke-81 Jateng: Dari Sawah Jawa Tengah untuk Meja Makan Indonesia
-
Kirab Bendera Sang Merah Putih Dimulai Jam Berapa? Ini Rangkaian Acara HUT RI ke-81
-
Promo Tiket Kereta Api Masih Tersedia, 16.913 Kursi Telah Terjual Hari Ini
-
Peringatan Detik-Detik Proklamasi Dimulai Jam Berapa? Ini Jadwal Resmi Upacara HUT RI ke-81
-
Hari Jadi Ke-81 Jateng: Program Speling, Jarak Tak Lagi Bikin Pusing