- Tiga mantan karyawan percetakan di Senen, Jakarta Pusat, dilaporkan atas dugaan pencurian pelat pada Selasa, 30 Juni 2026.
- Laporan tersebut diajukan perusahaan setelah ketiga korban sebelumnya ditemukan disekap dengan rantai besi pada 26 Juni 2026.
- Penyidik Polres Metro Jakarta Pusat sedang mendalami laporan pencurian tersebut setelah menetapkan pemilik percetakan sebagai tersangka penyekapan.
Suara.com - Tiga karyawan percetakan yang sebelumnya menjadi korban dugaan penyekapan di kawasan Senen, Jakarta Pusat, kini dilaporkan balik ke polisi oleh pihak perusahaan. Laporan itu berkaitan dengan dugaan pencurian pelat percetakan yang disebut menjadi pemicu penyekapan.
Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra membenarkan adanya laporan tersebut. Saat ini, penyidik masih mempelajari laporan sebelum menentukan langkah hukum selanjutnya.
"Laporan terkait pencurian," ungkap Roby kepada wartawan, Rabu (1/7/2026).
Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat Ipda Erlyn Sumantri mengatakan laporan dibuat pada Selasa (30/6/2026).
Dalam laporan itu, tiga mantan karyawan yang sebelumnya menjadi korban penyekapan berstatus sebagai terlapor.
Menurut Erlyn, laporan tersebut berkaitan dengan dugaan pencurian pelat percetakan yang diduga dilakukan ketiganya.
"Terlapor tiga orang karyawan," jelas Erlyn.
Kasus dugaan penyekapan ini terungkap setelah polisi menerima laporan adanya penyekapan di sebuah percetakan di Jalan Kalibaru Timur, Bungur, Senen, Jakarta Pusat, pada Jumat (26/6/2026).
Saat mendatangi lokasi, polisi menemukan tiga korban berinisial TS (24), MRJ (20), dan AS (19) dalam kondisi kaki diborgol serta diikat menggunakan tali baja dan rantai besi.
Baca Juga: Ada Tato Wajah Taufik di Tubuh Yuvita, Polisi Cium Siasat Love Bombing Sebelum Disiksa
Sebelum disekap, ketiga korban dituduh mencuri pelat percetakan. Keluarga mereka juga diduga dimintai uang tebusan sebesar Rp50 juta dengan janji para pekerja akan dibebaskan.
Kasus dugaan penyekapan itu telah menyeret pemilik percetakan sebagai tersangka, sementara laporan dugaan pencurian terhadap ketiga korban masih didalami penyidik Polres Metro Jakarta Pusat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
-
Kompak Turun: Ini Harga BBM di Pertamina hingga Shell
Terkini
-
Buntut Tragedi 5 Peserta Meninggal, Kemenhan Hapus Materi Militer dan Senjata di Program SPPI
-
Usai Serahkan Diri, Bupati dan Sekda Kuansing Resmi Pakai Rompi Tahanan KPK
-
Buntut 5 Peserta Meninggal, Kemenhan Hapus Latihan Militer di Program SPPI
-
Minyak Dunia Sudah Murah, Kenapa Harga Pertamax Masih Rp16 Ribu?
-
Kapolri Anugerahkan Medali Kehormatan kepada Prabowo
-
Mendagri Tito Hadiri Upacara Peringatan ke-80 Hari Bhayangkara di Bogor
-
Kemhan Usut Kematian 5 Calon Manajer Kopdes
-
Mediasi Buntu, Keluarga Adik Keisya Levronka Ungkap Alasan Tempuh Jalur Hukum
-
Rp756 Miliar Diselamatkan! Kapolri Bongkar Skandal Besar Bio Solar dan Perusahaan Sawit Nakal
-
Keluarga Keisya Levronka Gugat Untar Rp1 M, Soroti Tak Ada Ambulans usai Lexi Jatuh dari Lantai 6