- Pada peringatan Hari Bhayangkara ke-81 tahun 2026, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo diapresiasi atas keberhasilan transformasi institusi Polri.
- Intelektual Ali Ramadhan menilai program PRESISI telah membawa perubahan paradigmatik, profesionalisme, serta pelayanan Polri yang lebih humanis bagi masyarakat.
- Transformasi tersebut terbukti memperkuat stabilitas nasional, mendukung pembangunan ekonomi, dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap peran Kepolisian Republik Indonesia.
Dampak dari transformasi ini dirasakan luas dalam stabilitas nasional. Sebagai institusi yang menjaga keamanan dan ketertiban, Polri di bawah Jenderal Listyo Sigit Prabowo dinilai mampu menjadi mitra strategis bagi pemerintah.
Hal ini penting untuk memastikan roda pembangunan ekonomi dan sosial tetap berjalan tanpa gangguan keamanan yang berarti.
Pendekatan yang lebih humanis dalam menangani berbagai persoalan sosial di masyarakat menjadi poin tambahan yang meningkatkan kepercayaan publik terhadap korps bhayangkara.
"Peran Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat adalah prasyarat mutlak bagi berjalannya roda pembangunan. Di bawah kepemimpinan Listyo Sigit, Polri semakin efektif dalam menjalankan fungsi ini dengan pendekatan yang lebih humanis dan berbasis pada kepercayaan publik," beber Ali.
Refleksi dan Proyeksi Masa Depan Polri
Hari Bhayangkara ke-81 juga dipandang sebagai undangan bagi seluruh jajaran kepolisian untuk tidak cepat puas.
Ali Ramadhan menekankan pentingnya menjaga konsistensi agar semangat transformasi ini terus berkembang dan tidak berhenti di tengah jalan. Harapannya, Polri dapat terus beradaptasi dengan tantangan zaman yang semakin kompleks, terutama di era digital.
Transformasi budaya institusi yang telah dimulai diharapkan menjadi warisan berkelanjutan bagi generasi kepolisian mendatang.
Dengan kinerja yang semakin signifikan, Polri diharapkan terus menjadi pilar utama dalam menopang visi Indonesia yang lebih cerah dan sejahtera.
Baca Juga: Luka Bakar 47 Persen! Istri Siri Dipaksa Anggota Polisi Buat Sabu hingga Disiram Air Keras
"Kalau ada yang harus dirayakan di Hari Bhayangkara ke-81 ini, itu adalah prestasi Kapolri Listyo Sigit Prabowo yang dengan terobosan paradigmatik-nya melalui PRESISI berhasil meningkatkan kualitas kinerja dan perubahan transformatif pada aspek budaya institusi sehingga peran Polri makin signifikan dalam menopang realisasi pembangunan pemerintah menuju Indonesia yang cerah," pungkas Ali Ramadhan, Intelektual Muda NU dan Penulis Buku "Sang Arsitek Presisi".
Berita Terkait
-
Luka Bakar 47 Persen! Istri Siri Dipaksa Anggota Polisi Buat Sabu hingga Disiram Air Keras
-
Polri Bidik 1.500 Dapur MBG Rampung Akhir 2026, Siap Layani 3,5 Juta Penerima
-
80 Tahun Polri: Reformasi Dinilai Jalan di Tempat, Pergantian Kapolri Dianggap Mendesak
-
Terjerat Korupsi MBG, Begini Nasib Brigjen Lalu di Polri!
-
Rapor Merah 80 Tahun Polri: Berkhidmat pada Kekuasaan, Bukan Rakyat
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 2 Juli 2026, Ada Kuda hingga Anjing
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Anak Disabilitas Psikososial Alami Hambatan di Sekolah, Apa yang Salah?
-
Dugaan Intimidasi Dokter Icha Dilakukan 3-4 Orang, Hasil Investigasi Diserahkan ke Polisi
-
Kemenkes Soroti Lemahnya Sistem Perlindungan Nakes usai Dugaan Intimidasi dr. Icha
-
Tarif Transjakarta Diusul Rp 5.000, Transjabodetabek Rp 10.000
-
Bukan yang Pertama! Polisi Duga Ada Korban Penyekapan Lain di Percetakan Senen
-
Dicap 'Lembek' Kritik Pemerintah, Said Didu: Saya Bukan Terwo!
-
Usai Minta Maaf, Om Zein Diminta Komnas Perempuan Perbaiki Cara Pandang soal Perempuan
-
Dulu Kontraktor Kini 'Gelandangan', Kisah Jafar Ali Setahun Bertahan di Trotoar Depan UNHCR
-
Menhut Raja Juli Soal Pertemuan dengan Bupati Kuansing: Amplop Dikembalikan, Tak Ada Pelepasan Hutan
-
Ibu Hamil Tewas Tertembak di Papua, DPR Minta Diusut Transparan