News / Nasional
Minggu, 12 Juli 2026 | 21:50 WIB
Petugas Satlantas Polres Indramayu saat melakukan pengatura lalu lintas usai kejadian kecelakaan di Jalur Pantura Indramayu, Jawa Barat, Minggu (12/7/2026). ANTARA/HO-Polres Indramayu.
Baca 10 detik
  • Kecelakaan beruntun melibatkan tiga kendaraan terjadi di Jalur Pantura, Lohbener, Indramayu pada Minggu siang, 12 Juli 2026.
  • Insiden tersebut menyebabkan 10 orang meninggal dunia serta mengakibatkan belasan penumpang lainnya mengalami luka berat dan ringan.
  • Polres Indramayu tengah menyelidiki penyebab kecelakaan yang bermula saat pikap pengangkut penumpang tertabrak dua truk besar.

Identitas kendaraan yang terlibat telah teridentifikasi oleh petugas di lapangan.

Ia menjelaskan mobil pikap Grand Max bernomor polisi E 8559 RB yang dikemudikan oleh sopir bernama Warkidi, melaju dari arah Jakarta menuju Cirebon dengan membawa 17 penumpang.

Jumlah penumpang yang cukup banyak di dalam mobil pikap tersebut menjadi salah satu faktor banyaknya jumlah korban jiwa dan luka-luka.

Kronologi kejadian bermula saat kendaraan pikap tersebut melintasi Jalur Pantura Lohbener.

Berdasarkan keterangan para saksi mata yang berada di sekitar lokasi kejadian, mobil yang dikemudikan Warkidi tersebut sempat berhenti sejenak sebelum tabrakan hebat terjadi dari arah belakang.

“Menurut saksi, kendaraan pikap Grand Max dikemudikan saudara Warkidi datang dari arah Jakarta menuju Cirebon ketika berhenti di lajur kanan, kemudian tertabrak belakang dengan depan kendaraan truk Hino Wing Box,” katanya sebagaimana dilansir Antara.

Benturan pertama dari truk Hino Wing Box tersebut ternyata berakibat fatal. Mobil pikap yang membawa belasan penumpang itu tidak mampu menahan beban dorongan yang sangat kuat.

Akibat benturan tersebut, kata dia, mobil pikap terdorong ke depan hingga bertabrakan dengan truk Hino bak berpelat E 8846 BA yang datang dari arah berlawanan.

Situasi di lokasi kejadian digambarkan sangat mencekam karena mobil pikap tersebut terhimpit di tengah-tahun dua truk besar.

Baca Juga: Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep

“Kemudian kendaraan pikap terdorong ke depan tertabrak oleh kendaraan truk Lost Bak Hino BA yang datang dari arah berlawanan,” ujarnya.

Masnan mengatakan, kecelakaan tersebut mengakibatkan tiga penumpang mobil pikap meninggal dunia dan belasan korban lainnya mengalami luka-luka.

Data awal ini kemudian berkembang seiring dengan laporan dari tim medis rumah sakit yang menangani para korban luka berat.

Selain korban meninggal dunia, petugas juga mencatat adanya korban yang mengalami trauma fisik serius.

Ia merinci korban luka terdiri atas 11 orang mengalami luka ringan, serta empat orang mengalami luka berat.

Kondisi kendaraan yang ringsek juga menimbulkan kerugian finansial yang tidak sedikit bagi para pemilik kendaraan.

“Korban luka ringan sebanyak 11 orang, luka berat empat orang, sedangkan kerugian material diperkirakan sekitar Rp50 juta,” kata Masnan.

Hingga saat ini, Jalur Pantura di titik lokasi kejadian telah kembali normal setelah proses evakuasi bangkai kendaraan selesai dilakukan.

Namun, penyelidikan mendalam masih terus dilakukan oleh pihak berwajib untuk memastikan apakah ada unsur kelalaian manusia atau kegagalan fungsi teknis pada kendaraan yang terlibat.

Satlantas Polres Indramayu masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan tersebut, serta telah melakukan penanganan di lokasi kejadian.

Petugas juga telah mengamankan sejumlah barang bukti dan meminta keterangan dari sopir truk yang terlibat guna melengkapi berkas penyidikan kasus kecelakaan maut ini.

Load More