- Presiden Donald Trump mengungkap dugaan adanya pemerintahan bayangan di tubuh FBI saat berpidato di Gedung Putih, Kamis malam.
- Trump mengklaim memiliki dokumen internal yang menunjukkan pejabat FBI sengaja menyembunyikan laporan keterlibatan China dalam pemilu Amerika Serikat.
- Klaim tersebut memicu kontroversi karena diduga adanya upaya memanipulasi informasi intelijen terkait campur tangan asing dalam pemilihan umum.
Suara.com - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, kembali memicu kontroversi setelah mengungkap dugaan adanya “pemerintahan bayangan” di tubuh Federal Bureau of Investigation (FBI).
Pernyataan itu disampaikan dalam pidato primetime di Gedung Putih, Kamis malam waktu setempat.
Pidato tersebut dihadiri puluhan pejabat tinggi, termasuk Wakil Presiden JD Vance dan sejumlah anggota kabinet.
Total sekitar 55 orang hadir di East Room untuk menyaksikan langsung pernyataan Trump.
Trump mengaku memiliki dokumen internal yang menunjukkan adanya percakapan mencurigakan di kalangan pejabat FBI.
Trump menyebut seorang pejabat FBI bernama Nikki Floris mengklaim menjalankan “shadow government”.
“Dia menulis bahwa dirinya pada dasarnya menjalankan pemerintahan bayangan di FBI,” ujar Trump dikutip dari NY Post.
Klaim ini disebut terkait upaya menyembunyikan informasi intelijen mengenai dugaan campur tangan China dalam pemilu.
Dalam dokumen yang dirilis Gedung Putih, percakapan internal menunjukkan adanya laporan intelijen yang ditarik kembali.
Baca Juga: Donald Trump: Amerika Serikat Menang Lawan Iran
Laporan tersebut berkaitan dengan aktivitas China yang diduga memengaruhi pemilu AS.
Beberapa email juga mengindikasikan adanya perbedaan pendapat terkait isi Presidential Daily Brief (PDB).
Salah satu pejabat bahkan menulis bahwa laporan sengaja “diolah” agar tidak mengaitkan langsung dengan pemilu.
Trump kembali menyinggung pemilu 2020 yang dimenangi Joe Biden.
Trump menilai informasi penting terkait campur tangan asing tidak disampaikan secara transparan saat itu.
“Informasi itu seharusnya memperjelas bahwa China terlibat dalam upaya memengaruhi pemilu,” demikian isi salah satu komunikasi internal yang dikutip.
Berita Terkait
-
Donald Trump: Amerika Serikat Menang Lawan Iran
-
Iran Bantah Donald Trump: Tidak Ada Mata-mata Amerika Serikat Dibebaskan dari Penjara
-
Nasib Merek Mobil Jepang Terancam, Toyota Ajak Honda Hingga Nissan Bersatu Hadapi Mobil China
-
Bos Ford Beri Peringatan Keras Industri Otomotif AS Mustahil Halau Laju Mobil China Seterusnya
-
Orang Dekat Donald Trump Bongkar Kelicikan Israel di Balik Perang AS - Iran
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Donald Trump Bongkar Bukti FBI Disusupi Intelijen China: Ada Shadow Government
-
Review Film Nothing to Lose: Potret Nyata Ketimpangan Sosial Zaman Sekarang
-
Daftar Harga Emas Pegadaian 17 juli: Antam, UBS, dan Galeri 24
-
Ancaman Final Piala Dunia 2026: Bernafas di New York Seperti Hisap 10 Batang Rokok
-
Anwar Ibrahim: Investasi Rp880 Miliar Kami Ditipu Secara Terencana di Perusahaan Indonesia
-
Cara Beli Tiket Timnas Indonesia di Piala AFF 2026, Cek Jadwal Laga dan Harga Resminya
-
Wakil Ketua DPR Apresiasi Groundbreaking Proyek Masela Rp355 Triliun
-
Panduan Memilih Ukuran Sepatu US dan UK untuk Kaki Orang Indonesia agar Tidak Salah Beli
-
Aktivis Perempuan Vietnam Bikin Sejarah di Jalur Gaza Usai Lakukan Ini
-
Yamaha Kembangkan Motor 'Berakal', Wujudnya Bak Kendaraan Antariksa