News / Internasional
Jum'at, 17 Juli 2026 | 17:35 WIB
Peta Kerrville Texas (Google)
Baca 10 detik
  • Banjir bandang Texas menewaskan dua orang setelah hujan ekstrem melanda wilayah selatan.

  • Sistem menara peringatan baru berhasil menyelamatkan ratusan warga dari luapan sungai.

  • Otoritas memperketat evakuasi demi mencegah terulangnya tragedi maut tahun lalu.

Amy Thogmartin menceritakan kepanikan saat mereka terpaksa meninggalkan hotel di tepi sungai.

“Kami hanya mengambil apa yang kami butuhkan dan apa yang bisa kami ambil segera,” kenang Thogmartin kepada afiliasi CNN, KENS.

Prioritas utama mereka saat itu hanyalah keluar secepat mungkin dari zona berbahaya.

“Tetapi prioritasnya adalah keluar. Dan kami senang kami melakukannya, karena orang-orang yang kembali segera setelah itu, mungkin 20 menit kemudian, air telah naik mungkin 10 kaki lagi,” tambah Thogmartin.

Meski ratusan orang selamat, banjir kali ini tetap memakan dua korban jiwa. John Mark Steward yang berusia 65 tahun meninggal setelah rumah dinamisnya hanyut di Kerrville.

Korban kedua adalah seorang pria lansia berusia 74 tahun di dekat wilayah Uvalde. Polisi menemukan mobil korban terapung di tengah kepungan banjir bandang yang dahsyat.

Bencana hidrometeorologi ini membangkitkan kembali memori kelam masyarakat setempat. Kepala Polisi Kerrville, Jerel Haley, mengakui warganya masih berduka atas kehilangan setahun lalu.

Haley menyebut hantaman banjir yang datang mendadak ini sangat memukul psikologis warga.

“Kami masih belum pulih dari apa yang terjadi setahun lalu,” keluh Haley.

Baca Juga: Argentina vs Spanyol: Adu Tajam Lini Depan vs Tembok Pertahanan di Final Piala Dunia 2026

Menurutnya, kedatangan bencana serupa secara tiba-tiba sangat menghancurkan perasaan masyarakat.

“Menyaksikan hal ini terjadi lagi begitu tiba-tiba secara harfiah cukup menghancurkan bagi banyak dari kami,” tegas Haley.

Ketakutan meluas karena wilayah Hill Country memiliki karakteristik geografis yang rentan banjir. Lereng curam, tanah dangkal, dan batuan dasar terbuka membuat air hujan langsung mengalir tanpa terserap.

Krisis iklim akibat polusi pemanasan global juga memperparah intensitas hujan ekstrem ini. Udara yang lebih hangat menampung lebih banyak kelembapan dan menumpahkannya seperti spons basah.

Gubernur Abbott menegaskan bahwa petaka tahun lalu telah mengubah total mitigasi bencana negara bagian. Otoritas kini tidak lagi bersikap pasif saat menghadapi cuaca ekstrem.

Abbott mengingatkan warga agar tidak lengah ketika debit air mulai meningkat.

Abbott mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk terus waspada selama masa kritis. Kepatuhan warga dalam menghindari genangan jalan menjadi kunci utama keselamatan.

Wilayah selatan Texas ini sebelumnya pernah dihantam banjir bandang dahsyat pada Juli tahun lalu. Bencana kelam di Camp Mystic tersebut merenggut sedikitnya 130 nyawa, termasuk puluhan anak perempuan dan konselor.

Load More