News / Nasional
Kamis, 23 Juli 2026 | 15:12 WIB
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi. [Suara.com/Bagaskara].
Baca 10 detik
  • Pemerintah berencana membangun sepuluh Universitas Republik Indonesia guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia masa depan.
  • Mensesneg Prasetyo Hadi menyatakan bahwa pemerintah saat ini masih memeriksa kesiapan lahan pembangunan universitas tersebut.
  • Gubernur URI Donny Ermawan menjelaskan program ini melibatkan integrasi lembaga pendidikan dan pembentukan badan pengelola khusus.

Suara.com - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi menyampaikan soal rencana pembangunan Universitas Republik Indonesia. Ia mengungkapkan, jika kekinian pemerintah masih cek soal kesiapan lahannya.

Hal itu disampaikan usai Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto dipercaya menjabat sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia. Donny menyampaikan, jika rencananya akan dibangun 10 Univesitas Republik Indonesia.

"Pembangunannya (Universitas Republik Indonesia), masih dicek lahannya," kata Prasetyo di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (23/7/2026).

Sebelumnya, Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI), Donny Ermawan, menjelaskan pembentukan URI merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) dalam rangka mencetak pemimpin masa depan.

Dalam keterangan bersama Wakil Gubernur URI Yos Sunitiyoso usai pelantikan, Donny menjelaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto memiliki perhatian besar terhadap pengembangan sumber daya manusia (SDM).

"Jadi, Bapak Presiden ini sangat concern dengan sumber daya manusia, terutama untuk pemimpin Indonesia di masa depan khususnya. Nah, inilah beliau menginginkan adanya pendidikan-pendidikan, baik di tingkat SD, SMP, SMA, perguruan tinggi, dan juga di pemerintahan,” kata Donny di Istana Negara, Jakarta, Rabu (22/7/2026).

Donny menuturkan langkah besar pemerintah dalam meningkatkan kapasitas SDM dilakukan melalui integrasi berbagai program dan lembaga pendidikan yang telah ada.

Menurut Donny, upaya tersebut mencakup pengembangan Sekolah Unggulan Garuda, pendirian Universitas Republik Indonesia, serta integrasi Lembaga Administrasi Negara (LAN).

"Jadi kita sudah dengar bahwa saat ini ada namanya Sekolah Unggulan Garuda, baik yang baru ataupun yang transformasi. Kemudian beliau juga akan mendirikan 10 Universitas Republik Indonesia,” tutur Donny.

Baca Juga: Kursi Wamentan Kosong, Prasetyo Ungkap Pemerintah Belum Bahas Pengganti Sudaryono

"Kemudian yang berikutnya, yang ketiga adalah mengintegrasikan juga adalah Lembaga Administrasi Negara. Ini semua adalah terkait dengan pendidikan, pembinaan, penyiapan sumber daya manusia untuk ke depan. Baik untuk pemerintahan ataupun untuk BUMN," lanjutnya.

Donny mengungkapkan, pemerintah akan membentuk Badan Pengelola Pendidikan Kebangsaan yang berada di bawah kewenangan Gubernur URI. Menurutnya, badan tersebut akan membawahi tiga institusi.

Load More