News / Internasional
Rabu, 29 Juli 2026 | 08:42 WIB
Ledakan di Aeon Mall Kumamoto setelah gempa Jepang [via News Today]
Baca 10 detik
  • Gempa magnitudo 7,1 mengguncang Prefektur Kumamoto, Jepang, pada hari Selasa dan memicu ledakan pusat perbelanjaan.
  • Bencana ini menewaskan dua orang, merusak infrastruktur, serta memadamkan listrik puluhan ribu rumah warga setempat.
  • Pemerintah mengevakuasi ratusan ribu warga sementara layanan transportasi dan operasional pabrik terpaksa ditangguhkan.

Dampak lain dari gempa ini meliputi:

Infrastruktur Transportasi: Jalan raya utama terbelah oleh retakan besar yang melumpuhkan lalu lintas. Layanan kereta api, termasuk kereta peluru (Shinkansen) milik JR Kyushu, dihentikan sementara. Landasan pacu Bandara Kumamoto ditutup, memaksa maskapai mengalihkan dan membatalkan penerbangan.

Pasokan Listrik: Kyushu Electric Power melaporkan 48.000 rumah mengalami pemadaman listrik.

Sektor Teknologi dan Manufaktur: TSMC (produsen cip terbesar di dunia), Sony, dan Fujifilm mengevakuasi para pekerjanya. TSMC mengonfirmasi fasilitasnya tidak terdampak parah dan operasional mulai dilanjutkan. Namun, produsen peralatan semikonduktor Tokyo Electron dan pabrik sepeda motor Honda menangguhkan sementara operasional fasilitas mereka di Kumamoto.

Di tengah kerusakan luas ini, Otoritas Regulasi Nuklir Jepang memastikan tidak ada anomali atau kerusakan yang dilaporkan pada fasilitas pembangkit listrik tenaga nuklir di wilayah terdampak.

Sebagai catatan sejarah, sepuluh tahun yang lalu Kumamoto pernah dilanda gempa bumi dahsyat yang menewaskan 275 orang, melukai 2.739 lainnya, dan merusak ribuan bangunan termasuk tembok Kastel Kumamoto yang bersejarah.

Load More