News / Internasional
Selasa, 04 Agustus 2026 | 15:08 WIB
Rudal jelajah Fire Point Ukraina (Military Watch Magazine)
Baca 10 detik
  • Iran membatalkan aksi serangan balasan terhadap Ukraina usai menerima permohonan maaf resmi.

  • Insiden penyerangan kapal kargo milik Iran terjadi di Laut Kaspia bulan lalu.

  • Keputusan ini disampaikan langsung oleh Penasihat Senior Pemimpin Tertinggi Iran Mohsen Rezaee.

Kyiv Minta Maaf

Pemerintah Iran memutuskan untuk membatalkan rencana serangan balasan militer terhadap Ukraina. Langkah diplomasi ini diambil secara mendadak setelah otoritas Kyiv menyampaikan permohonan maaf secara terbuka.

Keputusan Teheran ini menandai penurunan tensi geopolitik secara drastis di wilayah perairan strategis. Langkah pembatalan tersebut sekaligus membendung potensi eskalasi konflik baru yang dapat meluas di kawasan.

Kepastian pembatalan operasi militer tersebut dikonfirmasi langsung oleh pejabat senior di lingkaran inti kepemimpinan tertinggi Iran. Pernyataan resmi ini menghentikan spekulasi publik terkait ancaman aksi pembalasan yang sempat memanas.

Mayor Jenderal Mohsen Rezaee, penasihat senior Pemimpin Tertinggi Ayatollah Mojtaba Khamenei, mengatakan serangan balasan dibatalkan setelah Kyiv meminta maaf.

Sikap kooperatif dari pihak Ukraina dinilai mampu meredam kemarahan militer Teheran. Diplomasi singkat ini berhasil mencegah bentrokan bersenjata berlanjut.

Rencana pembalasan Iran sebelumnya dipicu oleh insiden penyerangan terhadap salah satu kapal kargo milik Teheran. Peristiwa penghadangan armada niaga tersebut terjadi pada bulan lalu di kawasan perairan Laut Kaspia.

Serangan terhadap aset maritim tersebut sempat memicu kemarahan publik dan elite militer di Iran. Pihak Teheran saat itu langsung menyiapkan opsi balasan militer ke wilayah Ukraina.

Namun, respons cepat Kyiv dalam meredakan situasi melalui jalur permohonan maaf mengurungkan niat gempuran tersebut. Langkah diplomasi ini dianggap menyelesaikan perselisihan akibat insiden perairan bulan lalu.

Baca Juga: Makin Runyam, Donald Trump Kembali Klaim Ambil Alih Hak Tarif Pelayaran Selat Hormuz

Dengan adanya kesepakatan damai ini, jalur pelayaran kargo di Laut Kaspia kini kembali relatif kondusif. Aktivitas perdagangan maritim dapat berjalan tanpa ancaman aksi balasan dari militer Teheran.

Load More