-
Perempuan Gaza terpaksa memilih cerai khulu dan melepas hak keuangan demi mempercepat proses hukum.
-
Kerusakan fasilitas peradilan dan hilangnya dokumen akibat perang menyebabkan ribuan kasus hukum terlantar.
-
Lebih dari 8.700 kasus perceraian ditangani pengadilan Gaza di tengah keterbatasan sarana operasional.
Apa Dampak Kehilangan Dokumen Hukum bagi Para Korban?
Pemboman udara oleh militer menghancurkan berbagai kantor hukum dan memusnahkan ribuan arsip serta dokumen penting warga. Kehilangan berkas vital ini menyulitkan masyarakat untuk membuktikan hak kepemilikan maupun hak sipil mereka di mata hukum.
Macetnya fungsi bagian eksekusi putusan pengadilan membuat perempuan yang memenangkan hak nafkah tetap tidak menerima uang tersebut. Masalah ini juga menghambat pelaksanaan hak asuh serta jadwal pertemuan orang tua dengan anak-anak mereka.
Penundaan perkara yang berlarut-larut mengurung banyak perempuan dalam ikatan pernikahan yang merusak dan memicu beban psikologis mendalam. Kondisi ini memperparah trauma fisik dan mental yang sudah ada akibat kecamuk perang.
Suad al-Naami, perempuan berusia 22 tahun, juga memutuskan mengambil jalur khulu meski baru lima bulan mengarungi bahtera rumah tangga. Konflik yang memuncak di tempat pengungsian tenda mengakhiri harapannya untuk membangun keluarga yang stabil.
"Saya tidak pernah membayangkan kehidupan pernikahan saya akan dimulai seperti ini," kata al-Naami.
"Saya berharap kami memiliki rumah dan kehidupan yang stabil, tetapi pengungsian dan hidup di dalam tenda membuat semuanya menjadi lebih sulit," tuturnya.
Bagi al-Naami, melepaskan hak harta jauh lebih baik daripada harus menunggu bertahun-tahun dalam proses hukum yang tidak pasti. Ia memilih mengakhiri perselisihan agar bisa segera menata kembali kehidupannya yang hancur.
"Melepaskan hak-hak saya bukanlah hal yang mudah, tetapi saya merasa bahwa memasuki proses hukum yang panjang dan menunggu bertahun-tahun hanya akan menambah penderitaan saya," kata al-Naami.
Baca Juga: Empat Hari Menggali Tanpa Bantuan Alat Berat, 19 Jenazah Perempuan Anak Ditemukan di Gaza
"Saya hanya ingin mengakhiri perselisihan dan memulai dari awal, karena bertahan dalam hubungan yang penuh masalah dalam kondisi seperti ini akan lebih sulit daripada keputusan untuk berpisah itu sendiri," pungkasnya.
Hancurnya sistem peradilan di Gaza berakar dari agresi militer Israel yang telah menewaskan lebih dari 73.000 warga Palestina. Penyerangan skala besar ini melumpuhkan seluruh tatanan birokrasi, sipil, dan penegakan hukum di wilayah kantong tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
Terkini
-
Apa Slogan HUT RI ke-81 Tahun 2026? Ini Tema Resmi dan Maknanya
-
Ahmad Dhani Punya Satu Harapan dari Pidato Prabowo: Tegakkan Pasal 33 UUD 1945
-
3 Contoh Teks Sambutan Ketua Panitia Malam Tirakatan 17 Agustus, Singkat dan Mudah Dihafalkan
-
Prabowo Singgung Pejabat TNI-Polri, Ada 1.000 Tambang Ilegal Masa Nggak Tahu?
-
Di Sidang Tahunan MPR, Sultan Najamudin Titip Satu Pesan untuk Prabowo
-
Pidato Prabowo! Harga Pangan Bergejolak, Cabai dan Ayam Naik
-
Kisah Kang Edai Jadikan Budaya Osing Sebagai Motor Ekonomi Desa Kemiren Banyuwangi
-
Ketika Kain Ulos di Tangan Desainer Gen Z, Wastra Indonesia Jadi Seru dan Bikin Gemas
-
Justin Hubner Terlibat Polemik dengan Warganet Vietnam, PSSI Beri Peringatan
-
Contoh Teks Renungan Malam Tirakatan 17 Agustus, Penuh Makna dan Menggugah Hati