- Polisi Malaysia mengungkap jaringan sindikat narkoba internasional setelah menginterogasi seorang pilot di Jakarta pada Agustus 2026.
- Otoritas Indonesia menyita 25 kilogram narkotika senilai Rp160 miliar dari pilot Malaysia di Bandara Soekarno-Hatta tanggal 28 Juli 2026.
- Pihak kepolisian masih menyelidiki cara tersangka meloloskan barang haram tersebut dari sistem keamanan Bandara KLIA.
Suara.com - Fakta baru terungkap terkait skandal besar yang melibatkan seorang pilot maskapai ternama, Malaysia Airlines.
Kepolisian Diraja Malaysia (PDRM) akhirnya berhasil mengantongi informasi krusial mengenai teka-teki besar, yakni bagaimana seorang pilot bisa membawa puluhan ribu butir narkotika senilai Rp160 miliar dan lolos begitu saja dari sistem keamanan ketat di Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA).
Direktur Departemen Investigasi Kejahatan Narkotika (NCID) Bukit Aman, Datuk Hussein Omar Khan, mengonfirmasi bahwa tim penyidik telah mendapatkan titik terang.
Tidak hanya soal cara sang pilot menembus barikade keamanan bandara, namun polisi juga telah berhasil mengidentifikasi jaringan narkoba lokal maupun internasional yang berkaitan dengan kasus ini, termasuk individu-individu yang diduga kuat menjadi bagian dari sindikat tersebut.
Kendati demikian, Hussein belum membeberkan secara detail mekanisme atau cara pilot tersebut menembus sistem keamanan di Bandara KLIA dengan alasan seluruh temuan masih dalam proses penyelidikan intensif.
Hal ini dilakukan guna memastikan semua pihak yang terlibat, baik di dalam maupun di luar struktur bandara, dapat diringkus tanpa ada yang meloloskan diri.
Hasil Interogasi Maraton di Jakarta
Perkembangan signifikan ini diperoleh setelah tim penyidik NCID melakukan serangkaian pemeriksaan dan interogasi mendalam terhadap pilot berusia 39 tahun tersebut selama beberapa hari di Jakarta, Indonesia. Keberhasilan ini tidak lepas dari koordinasi lintas negara yang berjalan sangat efektif.
"Pertemuan selama dua hari pertama memungkinkan tim NCID untuk mengidentifikasi sindikat yang terlibat di Malaysia dan luar negeri, serta individu-individu yang terlibat dalam jaringan narkoba domestik dan internasional," ujar Hussein, dikutip dari New Straits Times, Sabtu (15/8/2026) malam.
Baca Juga: Fakta Baru Kasus Pilot Malaysia Selundupkan Narkoba ke Indonesia, Ada Jejak Nomor Telepon Sindikat
Informasi yang digali dari sang pilot ternyata jauh lebih luas dari sekadar aksi penyelundupan tunggal. Polisi kini memegang peta aliran dana dan struktur organisasi sindikat yang beroperasi di wilayah regional.
"Kami juga memperoleh informasi mengenai bagaimana tersangka berhasil lolos dari pemeriksaan di KLIA, serta aliran keuangan sindikat narkoba di Malaysia dan luar negeri," lanjutnya.
Sinergi NCID Malaysia dan Polri
Keberhasilan mengungkap rahasia sang pilot ini juga merupakan buah dari kerja sama yang sangat baik antara Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dan PDRM.
Hussein menjelaskan bahwa tim NCID yang beranggotakan empat personel mendapat akses penuh dan dukungan dari otoritas Indonesia untuk menemui tersangka di Jakarta.
Selama proses interogasi, pilot Malaysia tersebut dilaporkan bersikap sangat kooperatif. Hal ini memudahkan penyidik untuk menyusun kepingan-kepingan informasi yang sebelumnya terputus.
Berita Terkait
-
Fakta Baru Kasus Pilot Malaysia Selundupkan Narkoba ke Indonesia, Ada Jejak Nomor Telepon Sindikat
-
Presiden Asosiasi Pilot Malaysia: Saya Sangat Malu Ada Pilot Selundupkan Narkoba ke Indonesia
-
Kapal Berbendera Tanzania Disergap di Laut Kepri, Berisi 1,3 Ton Narkoba Siap Edar
-
Malaysia Airlines: Pilot yang Selundupkan Narkoba ke Jakarta Tidak Bawa Pesawat
-
Ribuan Pilot Malaysia Airlines Tes Narkoba Buntut Selundupan Ekstasi ke Bandara Soetta
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan
-
Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas
-
Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak
-
PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi
-
Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!
-
Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah
-
Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara
-
Skuad Terbaik Persija Pilihan Shin Tae-yong Diketahui Saat Uji Coba Kontra Chiangrai United
-
Terungkap, Rahasia Pilot Malaysia Bawa Narkoba Rp160 M Lolos Pemeriksaan KLIA
-
KAI Palembang Buka Akses Magang, PKL, dan Penelitian secara Digital melalui InternHub