- Arab Saudi memimpin koalisi militer 13 negara untuk melindungi jalur pelayaran Laut Merah.
- Inisiatif ini bertujuan membendung serangan Houthi sekaligus menggalang dukungan keamanan dari komunitas internasional.
- Efektivitas aliansi bergantung pada kemampuan mengubah komitmen politik menjadi aksi pertahanan nyata di laut.
“Pada akhirnya, tujuannya adalah untuk meningkatkan dampak kerugian dari serangan Houthi dan menciptakan daya tangkal yang lebih kuat,” tambah Nagi.
“Pesan yang coba disampaikan Arab Saudi adalah bahwa serangan-serangan ini tidak hanya menargetkan kepentingan Arab Saudi. Serangan tersebut mempengaruhi pelayaran internasional dan perdagangan global, sehingga harus dilihat sebagai perhatian masyarakat internasional yang lebih luas.”
Eskalasi di perairan Yaman berakar dari pengambilalihan ibu kota Sanaa oleh milisi Houthi yang disokong Iran sejak 2014. Kelompok tersebut terlibat perang saudara melawan pemerintah resmi Yaman di Aden yang didukung langsung oleh Arab Saudi.
Kondisi keamanan kian memburuk seiring meluasnya perang Amerika Serikat-Israel terhadap Iran sejak akhir Februari. Houthi merespons ketegangan kawasan dengan mengincar kapal berbendera Arab Saudi serta instalasi minyak di sepanjang Laut Merah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Empuk untuk Jogging hingga Long Run Sesuai Review Pembeli
- Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- 4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Modal Melimpah, Perbankan Diyakini Masih Bisa Terima Pengajuan Kredit
-
Arab Saudi Rangkul 13 Negara Demi Mengamankan Selat Bab al-Mandeb, Memang Ampuh?
-
Kang Edai, Penjaga Denting Lesung Kemiren
-
Mengenal Gita Bahana Nusantara, Paduan Suara dan Orkestra Milik Negara di Upacara 17 Agustus
-
Harga Pangan Rata-rata Naik di HUT RI, Cabai Rawit Hampir Rp100 Ribu/Kg
-
Dilema Gen Z! Pindah Kerja Disebut Kutu Loncat, Bertahan Malah Apes
-
Mobil Terlaris Mitsubishi 2026: L300 Bangkit, Xpander Tetap Jadi Andalan
-
Resep Rahasia Don Rare Jaga Harmoni Alam dan Budaya di Desa Sejahtera Astra Les
-
Perubahan Iklim Mulai Menggerus Produktivitas Ternak, Pakar UGM Dorong Strategi Baru
-
Absen di Istana Merdeka, Sejumlah Menteri Pimpin Upacara di NTT Pascagempa