Menurutnya, semangat tersebut harus diwujudkan melalui pembenahan proses bisnis, penguatan digitalisasi layanan, serta perluasan jangkauan pembiayaan kepada koperasi.
“Melangkah lebih jauh berarti LPDB Koperasi harus terus berbenah, memperkuat proses bisnis, digitalisasi layanan, dan memperluas jangkauan pembiayaan kepada koperasi,” tegasnya.
Ferry juga menekankan pentingnya peran LPDB Koperasi dalam mendukung program strategis Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang tengah dikembangkan di berbagai daerah utamanya terkait lembaga keuangan mikro dan menjaidkan KDKMP sebagai offtaker hasil produksi pertanian, kerajinan, maupun kuliner lokal.
Ia berharap LPDB Koperasi dapat mengambil peran lebih besar sebagai salah satu instrumen pembiayaan bergulir bagi koperasi desa dan kelurahan, sehingga KDKMP dapat tumbuh secara berkelanjutan dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat di tingkat akar rumput.
“Pembiayaan tersebut harus diarahkan dengan fokus pada sektor produksi, sehingga mampu menciptakan efek pengganda atau multiplier effect yang menggerakkan lapangan kerja, meningkatkan nilai tambah, dan memperkuat perekonomian berkelanjutan,” kata Ferry.
Di sisi lain, Menteri Koperasi mengingatkan agar ekspansi pembiayaan LPDB Koperasi tetap diikuti dengan penguatan mitigasi risiko dan prinsip kehati-hatian.
Ferry menekankan bahwa setiap rupiah dana bergulir yang disalurkan harus benar-benar memberikan manfaat dan kembali menggerakkan roda ekonomi koperasi.
“Kita semua dituntut untuk semakin selektif, memperkuat sistem pengawasan, serta memastikan setiap rupiah dana bergulir yang disalurkan benar-benar memberi manfaat dan kembali menggerakkan roda ekonomi koperasi,” ujarnya.
Hal tersebut sejalan dengan komitmen LPDB Koperasi yang menempatkan kualitas pembiayaan, tata kelola, pendampingan, dan manajemen risiko sebagai bagian penting dalam pengelolaan dana bergulir.
Baca Juga: LPDB Koperasi Rayakan Dua Dekade dengan Berbagi, Salurkan Ratusan Paket Bantuan Sosial untuk Lansia
Krisdianto menambahkan, momentum 20 tahun menjadi titik penting bagi LPDB Koperasi untuk memperkuat transformasi kelembagaan sekaligus mendorong koperasi Indonesia naik kelas.
LPDB Koperasi terus mengembangkan penguatan tata kelola, digitalisasi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta layanan pembiayaan yang semakin mudah dan adaptif.
“20 tahun bukan garis akhir. Justru setelah dua dekade, tanggung jawab kita semakin besar. Kita harus memastikan LPDB Koperasi menjadi lembaga pembiayaan yang semakin profesional, adaptif, dekat dengan koperasi, dan mampu memberikan dampak nyata bagi perekonomian Indonesia,” ujar Krisdianto.
Ia menegaskan, ke depan koperasi tidak cukup hanya bertahan sebagai lembaga usaha anggota. Koperasi harus mampu tumbuh menjadi agregator produksi, memperkuat rantai pasok, meningkatkan nilai tambah, membuka lapangan kerja, dan masuk ke rantai nilai ekonomi nasional.
“Melalui semangat Melangkah Lebih Jauh, kami ingin membawa koperasi Indonesia menjadi semakin produktif, profesional, inovatif, dan berdaya saing,” katanya.
Semarak HUT ke-20
Peringatan HUT ke-20 LPDB Koperasi juga dirangkai dengan berbagai kegiatan yang melibatkan seluruh insan LPDB Koperasi.
Rangkaian tersebut meliputi LPDB Sports Festival, kegiatan sosial dan charity, Employee Festival, hingga kegiatan kebersamaan dan apresiasi.
Sejumlah kegiatan olahraga telah dilaksanakan, di antaranya Tenis Meja Cup, Mini Games Tournament, Padel Tournament, dan Fun Fishing Tournament.
LPDB Koperasi juga melaksanakan kegiatan Employee Volunteer sebagai bentuk kepedulian sosial, dilanjutkan dengan berbagai kegiatan kreativitas pegawai seperti LPDB Got Talent, LPDB Jingles, dan LPDB Master Chef.
Seluruh rangkaian tersebut dirancang sebagai bagian dari refleksi perjalanan dua dekade sekaligus upaya memperkuat kebersamaan, kolaborasi, kepedulian sosial, dan semangat transformasi insan LPDB Koperasi.
Memasuki usia ke-20, LPDB Koperasi menegaskan komitmennya untuk terus menjadi mitra strategis dalam memperkuat koperasi Indonesia melalui pembiayaan yang produktif, tata kelola yang baik, transformasi digital, dan kolaborasi lintas pemangku kepentingan.
Dua puluh tahun untuk koperasi Indonesia bukan sekadar perjalanan yang telah dilalui, tetapi menjadi pijakan untuk melangkah lebih maju. ***
Berita Terkait
-
LPDB Koperasi Rayakan Dua Dekade dengan Berbagi, Salurkan Ratusan Paket Bantuan Sosial untuk Lansia
-
Rakyat sebagai Tameng Kebijakan: Menutupi Cacat Program Lewat Narasi Mulia
-
Gedung Koperasi Desa Merah Putih di Gunung Akan Ditertibkan
-
Prabowo Dorong 30 Ribu Koperasi Aktif untuk Perkuat Ekonomi Rakyat
-
Pidato Prabowo: 10.000 Koperasi Merah Putih Kuasai Rantai Pasok Mandiri
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Awas Macet! Jalur Transjakarta Gatsu Berlaku Mix Traffic hingga November 2026
-
5 Sunscreen Korea SPF 50 untuk Base Makeup Harian, Bebas Efek Abu-Abu!
-
Tuntut Pelunasan Hak Pekerja Trans Jogja, KSBSI Desak Dishub DIY dan PT AMI Buka Ruang Mediasi
-
Keker ke Langit di Tengah Demo Mahasiswa, Sosok Diduga Intel Bawa Drone Jammer Berharga Fantastis
-
Desil Tak Sesuai? Warga Bisa Sanggah Lewat Aplikasi Cek Bansos
-
Bendera Bulan Bintang Berkibar di Aceh, Akademisi Soroti Rekonsiliasi yang Belum Tuntas
-
Serangan Balik Febrie Adriansyah, Minta 74 Kg Emas dan Uang Tunai Dikembalikan
-
Pemain Keturunan Indonesia Laurin Ulrich Resmi Gabung Klub Bundesliga, Bakal Main di FIFA ASEAN Cup?
-
Tak Tembus Bundaran HI, Mahasiswa UI Bubar Sambil Ancam Bakal Demo Lagi Akhir Agustus
-
Subsidi Motor Listrik Berlaku September 2026