-
Amerika Serikat mengancam sanksi ekonomi berat bagi negara yang membantu kegiatan bisnis Iran.
-
Donald Trump meluncurkan operasi isolasi finansial terbesar untuk menutup total akses ekonomi Iran.
-
Ketegangan meningkat setelah kesepakatan pembukaan jalur pelayaran vital Selat Hormuz mengalami kegagalan total.
Suara.com - Amerika Serikat mengancam akan menjatuhkan hukuman ekonomi berskala besar kepada negara mana pun yang nekat menjalin hubungan bisnis atau memberikan bantuan kepada Iran. Langkah ekstrem ini menjadi bentuk eskalasi perang ekonomi terbaru Washington untuk mengisolasi total posisi Teheran di panggung internasional.
Keputusan tegas tersebut sekaligus membendung ruang gerak finansial Iran yang terus bertahan di tengah gempuran konflik wilayah yang makin meluas. Presiden AS Donald Trump menegaskan kesiapan pemerintahannya untuk menghentikan seluruh akses bantuan dari luar negeri yang mengalir ke wilayah Iran.
"Hari ini, saya mengumumkan OPERASI EKONOMI PALING MENGHANCURKAN YANG PERNAH DILAKUKAN TERHADAP NEGARA MANA PUN! Ini akan menjadi Perang Ekonomi dan Isolasi dalam skala yang belum pernah terjadi sebelumnya," tulis Trump di Truth Social.
Sanksi balasan tersebut menyasar beragam sektor vital internal dari negara-negara yang mencoba menjalin kerja sama aktif dengan Teheran.
"Saya juga mengumumkan bahwa NEGARA MANA PUN yang mengizinkan lembaga keuangan, bisnis, bandara, atau entitas pemerintahnya memberikan jenis bantuan apa pun kepada Iran akan menghadapi Konsekuensi Ekonomi yang SANGAT BESAR," tegasnya.
Meski demikian, Trump tidak merinci bentuk hukuman spesifik yang akan dijatuhkan dan belum menyebutkan nama negara target secara mendetail.
Pernyataan keras Trump melengkapi penegasan Menteri Keuangan Scott Bessent yang menyebut AS siap menerapkan isolasi ekonomi paling ketat dalam sejarah.
Pemerintah AS memperketat tekanan ini di tengah bayang-bayang pemilu domestik November mendatang yang membuat kebijakan luar negeri Washington makin disorot.
Di sisi lain, Iran masih terus memblokir jalur pelayaran strategis di Selat Hormuz setelah kesepakatan awal pembukaan koridor laut tersebut gagal dicapai.
Baca Juga: Petinggi Iran Bongkar Cara Kotor Amerika Serikat Berunding: Mencekik!
Meski komunikasi rahasia sempat terjalin antara kedua belah pihak, Trump memastikan bahwa seluruh proses negosiasi diplomasinya kini telah resmi dihentikan.
Trump bahkan melontarkan wacana provokatif di media sosial yang mengklaim kawasan Selat Hormuz berpotensi dijadikan sebagai "Wilayah Baru AS".
Konflik terbuka yang sudah berlangsung hampir enam bulan ini terus berlarut-larut tanpa adanya tanda-tanda penyelesaian militer maupun kesepakatan diplomatik.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Donald Trump Ancam Hukuman Ekonomi Berat Bagi Negara yang Berbisnis dengan Iran
-
7 Fakta Menarik Transfer Rodri ke Barcelona: Dari Reuni Juara Dunia hingga Ganti Nama Jersey
-
131 Lokasi Serentak, BRI KKB National Expo Perkuat Akses Pembiayaan Kendaraan dan Raih Rekor MURI
-
Review Drama Korea: The Apartment Job, Kupas Skandal Korupsi dengan Humor
-
Macam-macam Gaya dan Contohnya dalam Kehidupan Sehari-hari, Lengkap dengan Penjelasan
-
BRI KKB National Expo Catat Rekor MURI, Hadirkan Penawaran Pembiayaan di 131 Lokasi
-
3 Serum Bulu Mata yang Bagus Sesuai Review, Dipuji Bikin Panjang dan Lentik
-
Siswa di Kampar Keracunan Massal usai Santap Menu MBG
-
BNPB Minta Warga Flores Jangan Panik Hadapi Gempa Susulan: Tetap Tenang
-
4 Tinted Sunscreen Mengandung Niacinamide dan Ceramide sesuai Review dan Harga