News / Nasional
Kamis, 20 Agustus 2026 | 20:51 WIB
Ketua Umum Dewan Adat Badan Musyawarah Masyarakat (Bamus) Betawi, Muhammad Rifky alias Eki Pitung (tengah) saat ditemui di Jakarta, Kamis (20/8/2026). ANTARA/Ilham Kausar
Baca 10 detik
  • Ketua Umum Bamus Betawi meminta massa Aliansi Masyarakat Pati Bersatu tidak datang beramai-ramai untuk demonstrasi di Jakarta.
  • Aliansi Masyarakat Pati Bersatu berencana menggelar aksi unjuk rasa di Gedung DPR RI pada tanggal 27 Agustus 2026.
  • Bamus Betawi menyarankan agar aspirasi disampaikan melalui perwakilan saja demi menjaga kondusivitas serta keamanan Ibu Kota.

"Memang koruptor harga mati, kita habisi sampai ke akar-akarnya, kita setuju. Tapi kalau undang-undang harus dirumuskan oleh DPR, kan DPR tugasnya bukan hanya merumuskan itu saja," katanya.

Ia pun meminta massa dari Pati mempertimbangkan dampak apabila aksi berujung kericuhan atau bentrokan dengan aparat.

"Semuanya akan kesulitan kalau aksi kemudian berujung pada pembakaran. Kasihan, semuanya akan susah. Belum lagi kalau berhadapan dengan TNI dan Polri," ujar Eki.

Eki menegaskan Bamus Betawi ingin menjaga Jakarta tetap kondusif dan harmonis. Ia pun mengajak masyarakat dari Pati yang datang ke Jakarta untuk menyampaikan aspirasi secara damai dan tidak membawa massa dalam jumlah besar.

"Insyaallah, niat baik dari kelompok Pati, datang tidak perlu banyak-banyak. Pasti diterima oleh pimpinan DPR. Kalau memang datang dengan baik-baik, insyaallah aspirasi itu semua pasti sampai," katanya.

Sebaliknya, Eki mempersilakan masyarakat Pati datang ke Jakarta untuk tujuan lain, seperti berwisata maupun mengikuti kegiatan keagamaan.

"Kalau ingin datang melihat Monas, tidak apa-apa. Ibaratnya kalau mau ke Ancol, tidak apa-apa," ujarnya.

Ia berharap rencana aksi pada 27 Agustus 2026 tidak mengganggu persaudaraan antara masyarakat Pati dan warga Jakarta.

"Kalau semuanya datang baik-baik ke sini, ke Tanah Betawi, itu yang kita harapkan," kata Eki.

Baca Juga: Desain Estetik tapi Bikin Gerah, Pramono Janji Benahi Halte Rasuna Said

Load More