- Ajudan bupati Bupati nonaktif Pekalongan Fadia Arafiq mengungkap uang dari kepala OPD dibagikan kepada tim sukses.
- Kasubag Tata Usaha Pimpinan Sekretariat Daerah Kabupaten Pekalongan menyetorkan uang tunai titipan kepala OPD ke rekening Fadia mencapai Rp2 miliar.
- Fadia membantah tudingan tersebut dan menyatakan dana itu juga dibagikan kepada ASN.
Suara.com - Saksi dalam sidang dugaan korupsi Bupati nonaktif Pekalongan Fadia Arafiq mengungkap uang pemberian dari sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) dibagikan kepada anggota tim sukses bupati saat Pilkada.
Hal itu disampaikan Aji Setiawan, ajudan Bupati Pekalongan, saat bersaksi dalam sidang di Pengadilan Tipikor Semarang, Jumat (21/8/2026).
Aji mengaku menerima uang dari sejumlah kepala OPD maupun melalui utusannya. Uang tersebut berkaitan dengan kebutuhan tunjangan hari raya (THR) dan akhir tahun.
Menurut Aji, setelah menerima uang tersebut, dirinya melapor kepada Fadia dan diminta menyimpannya terlebih dahulu.
Sebagian uang kemudian digunakan untuk membeli sembako dan parsel bagi tim pemenangan bupati.
"Untuk membeli sembako dan parsel tim pemenangan bupati," ungkap Aji.
Selain itu, uang pemberian kepala OPD disebut dibagikan langsung kepada anggota timses Fadia. Namun, Aji mengaku tidak mengetahui jumlah pasti seluruh uang yang diterimanya.
Kesaksian serupa disampaikan Kasubag Tata Usaha Pimpinan Sekretariat Daerah Kabupaten Pekalongan Dewi Septriana Kumalasari. Ia mengaku pernah menerima titipan uang THR dan akhir tahun dari kepala OPD untuk Fadia.
"Orang dinas nitip untuk bupati, lewat utusan," katanya.
Baca Juga: Tak Dibawa KPK ke Jakarta! Warek Unsoed Prof Noor Farid Masih Terlihat Santai dan Guyon di Kampus
Dewi juga mengaku beberapa kali diminta menyetorkan uang tunai ke rekening Fadia. Total uang yang pernah disetorkannya disebut mencapai lebih dari Rp2 miliar.
"Diberi uang tunai, kemudian diminta menyetorkan ke rekening bupati. Tidak tahu dari mana asal uangnya," katanya.
Menanggapi kesaksian tersebut, Fadia membantah jika uang yang diberikan hanya diperuntukkan bagi tim pemenangan. Menurutnya, aparatur sipil negara (ASN) juga menerima pemberian tersebut.
"ASN juga dapat, tidak hanya untuk tim pemenangan," katanya.
Fadia juga mengaku tidak pernah mengambil uang titipan dari para pimpinan OPD. Ia bahkan menyebut harus mengeluarkan uang pribadi untuk memenuhi kebutuhan pemberian.
"Bahkan saya harus 'nombok" banyak," tambahnya.
Menurut Fadia, jumlah parsel yang harus disiapkan saat Lebaran mencapai 3.700 paket dengan nilai sekitar Rp1 miliar. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Saksi Sidang Sebut Uang OPD Buat THR Timses, Fadia Bantah: ASN Dapat, Saya Malah Nombok
-
BRI Easy Card Bikin Acara Jajan dan Jalan Makin Seru, Transaksi Online Dijamin Aman
-
Kabar Baik! Kirim Bantuan untuk Korban Gempa NTT Lewat Pelni Digratiskan 100 Persen
-
Memantik Ide yang Mati Suri di Buku Boom! 8 Dinamit Kreativitas
-
Apple Siapkan Warna Dark Cherry untuk iPhone 18 Pro, iPhone Lipat Justru Main Aman
-
Hashim Djojohadikusumo Mau Bagi-bagi 8 Juta Sertifikat Tanah Gratis
-
KPK Tegaskan Kantongi Bukti Kerugian Negara Rp622 Miliar dalam Kasus Kuota Haji
-
'Kemping Keadilan', Warga Pati Buka Posko dan Dapur Umum di Depan Gedung DPR RI
-
Dolar AS Keok Lagi, Rupiah Kian Perkasa ke Level Rp17.694
-
Primbon Jawa Firasat Bersin Menurut Jam dan Hari, Bisa Ungkap Jodoh hingga Nasib Sial