AMPB Akhirnya Minta Maaf ke Ojol Usai Dikecam karena Tinggalkan Massa Aksi di Jakarta

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:31 WIB
Koordinator AMPB Supriyono alias Botok. (X/Dunia Kegelisahan)
  • Aliansi Masyarakat Pati Bersatu menyampaikan permintaan maaf kepada pengemudi ojek online Jabodetabek pada Kamis, 27 Agustus 2026.
  • Permintaan maaf diberikan karena massa aliansi meninggalkan Jakarta secara mendadak usai audiensi dengan pimpinan DPR RI.
  • Keputusan penarikan mundur massa diambil aliansi untuk menghindari situasi tidak kondusif di depan Gedung DPR RI.

"Hasilnya (audiensi) tidak memuaskan untuk seluruh masyarakat Indonesia, hanya untuk Pati saja memuaskan," kata Melva kepada Suara.com di Jakarta pada Kamis, (27/8/2026).

Sejumlah driver ojek online mengaku kecewa dengan massa dari Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) yang disebut pergi begitu saja setelah mereka diterima oleh pimpinan DPR RI. (tangkap layar/ ist)

Melva juga mempertanyakan keputusan AMPB yang memilih meninggalkan lokasi aksi setelah melakukan audiensi dengan DPR.

"Balik duluan tanpa ada rasa terima kasih buat para driver ojol. Kalian luar biasa. Hanya karena rupiah kalian tinggalkan kami di sini," tambah Melva.

Kekecewaan tersebut bahkan membuat Melva menyatakan tidak akan kembali membantu AMPB apabila massa Pati kembali menggelar aksi di Jakarta.

"Buat apa kami relawan kemarin membantu logistik kalau untuk hari ini seperti ini," keluh dia.

Sebelumnya, Melva juga meminta AMPB segera menyampaikan permintaan maaf kepada para ojol yang merasa kecewa.

"Saudaraku Pati, kami warga Jakarta merasa diberakin oleh kalian, kalian main pulang saja setelah dari dalam," ujar perwakilan ojol, Melva Pardede, di depan Geudng DPR, Kamis (27/8/2026).

Ia bahkan mengancam massa Pati agar tidak kembali datang ke Jakarta apabila tuntutan terkait RUU Perampasan Aset belum disahkan DPR.

"Kalau kalian datang lagi karena belum disahkan RUU itu, jangan menginjak lagi Jakarta," tegas dia.

Atas kekecewaan tersebut, para relawan ojol sebelumnya memberikan tenggat waktu kepada AMPB untuk menyampaikan permintaan maaf.

"Satu kali 24 jam kalian gak minta maaf jangan harap kalian menginjak Jakarta. 1x24 jam kami tunggu minta maaf," tegasnya.

Kini, AMPB telah menyampaikan klarifikasi sekaligus permintaan maaf kepada para ojol dan masyarakat Jabodetabek. AMPB juga menegaskan bahwa keputusan menarik massa dari depan Gedung DPR RI dilakukan untuk menghindari kericuhan di tengah situasi yang dinilai semakin tidak kondusif.

Terkait
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com