- Rumah kuasa hukum ahli waris lahan Arjuna HyperBowling di Pamulang menjadi sasaran teror drone.
- Drone tersebut menjatuhkan benda menyerupai granat dan pesan ancaman setelah ahli waris berhasil menguasai objek sengketa lahan.
- Pihak kuasa hukum mendesak aparat penegak hukum mengusut tuntas serangkaian intimidasi yang dialami selama proses sengketa lahan berlangsung.
Suara.com - Tim kuasa hukum ahli waris sengketa lahan Arjuna HyperBowling mengaku kembali mendapat teror.
Kali ini, rumah salah satu kuasa hukum, Novianus Martin Bau, di Pamulang, Tangerang Selatan, diduga menjadi sasaran drone yang menjatuhkan benda menyerupai granat disertai pesan ancaman bertuliskan "Ini baru permulaan."
Salah satu kuasa hukum ahli waris, Wilson Colling, mengatakan teror tersebut merupakan rangkaian intimidasi yang terjadi setelah ahli waris kembali menguasai secara fisik lahan yang menjadi objek sengketa melalui proses hukum.
Dalam sepekan terakhir, rumah Martin Bau juga beberapa kali didatangi orang tak dikenal hingga keluarganya memilih mengungsi.
"Situasi tersebut membuat yang bersangkutan bersama keluarganya merasa terancam hingga memutuskan mengungsi sementara demi alasan keamanan," kata Wilson kepada wartawan, Minggu (5/7/2026).
Menurut Wilson, drone itu diduga menjatuhkan benda yang menyerupai granat beserta secarik kertas berisi ancaman.
"Informasi yang kami terima menyebutkan drone tersebut menjatuhkan benda yang diduga menyerupai granat beserta pesan ancaman. Kami berharap aparat penegak hukum dapat mengusut tuntas peristiwa ini," ujarnya.
Dokumentasi yang diterima Suara.com memperlihatkan sebuah drone berwarna abu-abu tergeletak di atas paving block dengan secarik kertas bertuliskan "Ini baru permulaan".
Di sampingnya terdapat benda berwarna hijau tua yang secara visual menyerupai granat tangan. Namun, status benda tersebut sebagai bahan peledak masih menunggu hasil pemeriksaan aparat berwenang.
Baca Juga: Pelemparan Bom Molotov di Koja Terekam CCTV, Diduga Dilakukan 4 Orang
Wilson menilai intimidasi terhadap tim kuasa hukum terus meningkat dan tidak bisa dianggap sebagai peristiwa yang berdiri sendiri.
"Sejak kami mendampingi ahli waris, berbagai bentuk tekanan terus kami rasakan.
Namun kami tetap percaya bahwa penyelesaian sengketa harus dilakukan melalui mekanisme hukum dan kami tidak akan mundur karena intimidasi dalam bentuk apa pun," tegasnya.
Ia juga menduga penggunaan drone untuk mengirim benda menyerupai granat dilakukan oleh pihak yang memiliki kemampuan khusus.
"Tindakan seperti ini, menurut kami, hanya mungkin dilakukan oleh orang yang terlatih, bukan orang biasa. Ini sangat memprihatinkan. Masa rakyat kecil yang sedang memperjuangkan haknya harus menghadapi ancaman seperti ini," katanya.
Wilson meminta aparat penegak hukum mengusut seluruh rangkaian dugaan intimidasi tersebut, termasuk mengungkap pelaku, motif, dan kemungkinan keterkaitan antarperistiwa.
Sebelumnya, rumah advokat Sulardi di Ciracas, Jakarta Timur, juga menjadi sasaran pelemparan bom molotov.
Polisi telah membenarkan adanya laporan dugaan percobaan pembakaran dan perusakan tersebut dan hingga kini masih menyelidiki pelaku serta motif di balik aksi teror itu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Negara-Negara Arab Banyak Berinvestasi di London, Ini Alasannya
-
3 Zodiak Paling Beruntung Finansial Hari Ini 21 Agustus: Rezeki Melimpah Datang
-
Ditemani Anggun, Penampilan Mewah Rossa Kenakan Gaun Bernuansa Champagne Curi Perhatian
-
Ancaman Trump ke Iran Picu Lonjakan Harga Minyak Dunia
-
Jumlah Pengungsi Gempa NTT Terus Naik, Sudah Capai 92.735 Orang
-
4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
-
The Fantastic Four: First Steps, Fondasi Baru Menuju Konflik Besar MCU
-
Makin Diminati, Penumpang LRT Jabodebek Capai 16 Juta Orang
-
Menteri Jerman Kunjungi Pabrik Bayer di Cimanggis, Soroti Energi Hijau
-
Kronologi Begal Kertapati: 2 Pelaku Bawa Parang, Kejar Korban hingga Berujung Maut