Jejak Penggunaan Narkoba Tertua: Peneliti Temukan Bukti dari Manusia 25.000 Tahun Lalu di Sulawesi

Kamis, 17 September 2026 | 12:58 WIB
Ilustrasi manusia purba (Shutterstock).
  • Peneliti menemukan jejak senyawa buah pinang dan pola keausan gigi pada dua pemburu-peramu purba di Sulawesi.
  • Individu pertama hidup sekitar 25.000 hingga 16.000 tahun lalu, sedangkan individu kedua hidup pada 7.600 hingga 6.300 tahun lalu.
  • Hasil penelitian dalam jurnal Science Advances ini menunjukkan manusia telah mengonsumsi tanaman tersebut jauh sebelum era pertanian.

Temuan ini menjadi penting karena menunjukkan penggunaan pinang terjadi ribuan tahun sebelum manusia memasuki era pertanian.

Bukan Sekadar Mencari Sensasi

Pada masa sekarang, buah pinang umumnya dikunyah bersama bahan lain seperti kapur dan daun tertentu.

Kombinasi tersebut dapat menghasilkan efek stimulan yang lebih kuat dan praktiknya masih ditemukan di sejumlah wilayah Asia Selatan, Asia Tenggara, serta Pasifik.

Namun, peneliti memperkirakan pengalaman manusia pada masa lalu kemungkinan berbeda.

Mengisap pinang mungkin lebih berkaitan dengan efek mati rasa atau pereda rasa sakit daripada mencari sensasi mabuk atau euforia seperti yang kerap diasosiasikan dengan penggunaan zat psikoaktif saat ini.

Karena itu, para peneliti tidak dapat memastikan bahwa manusia pada zaman tersebut sengaja menggunakan pinang untuk mendapatkan kondisi kesadaran tertentu.

Temuan ini juga memperlihatkan bahwa manusia pemburu-peramu telah bereksperimen dengan berbagai tanaman jauh sebelum munculnya masyarakat pertanian.

Meski efek yang dirasakan manusia pada masa itu kemungkinan lebih ringan dibandingkan penggunaan pinang modern, jejak pada gigi menunjukkan bahwa praktik tersebut dilakukan berulang kali.

Terkait
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com