- Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak mengadakan pertemuan dengan pemimpin redaksi media nasional di Mabesad Jakarta pada Jumat, 9 Oktober 2026.
- Agenda pertemuan tersebut membahas evaluasi strategi komunikasi publik serta optimalisasi penyampaian informasi program teritorial militer kepada masyarakat luas.
- TNI AD memaparkan capaian program fisik seperti ribuan unit jembatan dan titik air bersih yang berhasil dibangun di berbagai daerah.
Suara.com - Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak mengundang para pemimpin redaksi (Pemred) media nasional ke Aula A.H. Nasution, Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad), Jakarta, Jumat (9/10/2026).
Forum tatap muka ini digelar untuk mendiskusikan serta mengevaluasi strategi komunikasi publik institusi militer dalam menyampaikan kinerja dan pengabdian prajurit.
Pertemuan tersebut difokuskan untuk membedah cara penyampaian informasi program teritorial agar tersosialisasi lebih efektif ke masyarakat luas.
“Setelah dua tahun, kita ternyata lupa menyelenggarakan kegiatan seperti ini. Saya kira ada beberapa evaluasi yang bisa kita kerjakan, sehingga kita juga bisa belajar cara komunikasi yang baik agar apa yang kita lakukan untuk bangsa dan negara ke depan, terus tersosialisasi dan bisa memberikan berita yang baik bagi masyarakat,” ujar Kasad Maruli.
Dalam paparannya, Kasad menyinggung kebijakan penambahan jumlah prajurit TNI AD yang telah dirintis Presiden RI Prabowo Subianto sejak menjabat sebagai Menteri Pertahanan.
Selain pembinaan personel, dipaparkan pula perkembangan program teritorial unggulan yang menyasar kebutuhan fisik masyarakat, seperti pembangunan jembatan perintis, Armco, jembatan beton, program Manunggal Air, hingga rehabilitasi fasilitas sekolah, panti asuhan, dan rumah ibadah.
Secara teknis, realisasi pembangunan jembatan telah menembus 4.477 unit dari target 5.000 jembatan hingga akhir tahun 2026. Di sektor ketersediaan air bersih melalui program Manunggal Air, tercatat 3.183 titik sumber air rampung dibangun, 29 titik dalam pengerjaan, dan 75 titik dalam perencanaan teknis. TNI AD juga membangun lebih dari 1.700 titik air pertanian untuk menopang kebutuhan irigasi lahan pangan.
Kasad menegaskan peran pers sangat penting untuk menyajikan data dan fakta lapangan secara akurat, objektif, dan utuh agar masyarakat memperoleh gambaran menyeluruh terkait kontribusi prajurit di berbagai daerah.
Perwakilan Pemred yang hadir, Aiman Witjaksono, memberikan tanggapan terkait ruang diskusi yang dibuka pimpinan TNI AD tersebut.
“Pertemuan ini tentunya merupakan komunikasi terbuka yang sangat baik antara TNI AD dengan media. Komunikasi jujur tentang apa yang telah dilakukan TNI AD bagi masyarakat untuk disampaikan kepada publik,” ujar Maruli.