- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengumumkan kelanjutan Operasi Modifikasi Cuaca untuk mendukung kelancaran Jakarta Running Festival 2026.
- Penyemaian awan hujan yang dikoordinasikan BPBD DKI Jakarta ini telah dilaksanakan sejak hari Jumat di wilayah perbatasan Bogor dan Tangerang Selatan.
- Pemerintah memperpanjang pelaksanaan modifikasi cuaca hingga hari Sabtu demi memastikan kenyamanan peserta serta keamanan kualitas udara selama perlombaan.
Suara.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melanjutkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk mendukung kelancaran Jakarta Running Festival (JRF) 2026 yang digelar akhir pekan ini.
Operasi melalui penyemaian awan hujan tersebut dilakukan dengan berkoordinasi bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan, operasi modifikasi cuaca telah dilakukan sejak sehari sebelumnya di wilayah perbatasan Jakarta.
“Tepatnya di perbatasan Bogor, Tangsel. Memang awannya itu dari kemarin masih di sana, maka hujan terjadi di perbatasan,” jelas Pramono saat memberikan keterangan pers di kawasan GBK, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (23/10/2026).
Berdasarkan pemantauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), potensi hujan diperkirakan bergeser ke wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Barat.
Pramono pun menginstruksikan agar operasi modifikasi cuaca dilanjutkan hingga Sabtu untuk mendukung kenyamanan peserta Jakarta Running Festival 2026.
“Mudah-mudahan ini bisa membuat Jakarta Running Festival menjadi lebih nyaman. Walaupun sekarang hujannya baru di perbatasan Tangsel dan Bogor, tetapi anginnya terasa sampai Jakarta,” kata mantan Sekretaris Kabinet itu.
Pramono berharap, kondisi sejuk dari wilayah perbatasan diikuti hujan di sejumlah wilayah Jakarta.
“Sampai malam ini, mudah-mudahan Jakarta Selatan dan Jakarta Barat bisa turun hujan dan untuk besok kami tetap melakukan modifikasi cuaca,” tuturnya.
Terkait kualitas udara menjelang perlombaan, Pramono menegaskan bahwa kondisi udara Jakarta masih cukup aman untuk penyelenggaraan ajang lari bertaraf internasional tersebut.
“Bahwa udara Jakarta belum sempurna, iya. Tetapi untuk dilakukan pelaksanaan Jakarta Running Festival ini sudah cukup untuk bisa dilakukan dengan baik,” tegasnya.