Heboh PPN Pembalut 11 Persen, 14 Negara Ini Malah Gratiskan Pembalut untuk Warganya!

Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:13 WIB
ilustrasi pembalut (magnific)
BACA 10 DETIK
  • Beberapa negara di dunia menerapkan kebijakan pembebasan pajak serta penyediaan produk menstruasi gratis.
  • Pemerintah berbagai negara memberlakukan aturan tersebut untuk membantu masyarakat yang menghadapi keterbatasan ekonomi.
  • Inisiatif pembagian pembalut dan tampon tersebut umumnya disalurkan melalui sekolah, fasilitas publik, hingga komunitas.

Suara.com - Perbincangan mengenai pengenaan pajak pertambahan nilai (PPN) 11 persen pada pembalut viral di Indonesia karena produk menstruasi dianggap sebagai kebutuhan dasar perempuan.

Isu tersebut memunculkan pertanyaan mengenai kebijakan negara dalam memastikan setiap perempuan dapat mengakses produk menstruasi dengan harga terjangkau.

Di sejumlah negara, pemerintah mengambil langkah untuk mengurangi beban biaya menstruasi melalui kebijakan pembebasan pajak maupun penyediaan pembalut dan tampon secara gratis.

Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya memperluas akses terhadap produk menstruasi, terutama bagi kelompok yang menghadapi keterbatasan ekonomi.

Skotlandia menjadi salah satu negara yang menerapkan kewajiban penyediaan produk menstruasi gratis melalui undang-undang.

Sementara itu, negara lain menjalankan program serupa di sekolah, universitas, fasilitas publik, hingga komunitas.

Lantas, negara mana saja yang menerapkan kebijakan bebas pajak atau menyediakan produk menstruasi gratis bagi masyarakat?

ilustrasi pembalut (magnific)

1. Skotlandia

Skotlandia menjadi negara pertama yang mewajibkan penyediaan produk menstruasi gratis melalui undang-undang.

Kebijakan tersebut diatur dalam Period Products (Free Provision) (Scotland) Act 2021 dan mulai berlaku pada 15 Agustus 2022.

Melalui aturan ini, pemerintah daerah dan penyelenggara pendidikan berkewajiban menyediakan produk menstruasi bagi siapa pun yang membutuhkannya.

Pembalut dan tampon dapat diakses melalui sekolah, pusat komunitas, klub pemuda, serta apotek yang berpartisipasi.

2. Selandia Baru

Selandia Baru memperluas program pembagian pembalut dan tampon gratis di sekolah pada 2021.

Program nasional tersebut dikembangkan setelah pemerintah menjalankan proyek percontohan untuk membantu pelajar yang kesulitan membeli produk menstruasi.

3. Australia

Australia menjalankan program penyediaan produk menstruasi gratis melalui kebijakan di tingkat negara bagian.

Victoria memulai program yang menjangkau sekolah pada 2020, sedangkan New South Wales menjalankan proyek percontohan pada 2021.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com