-
Pelantikan pejabat publik memicu sorotan terhadap kontroversi Raffi Ahmad.
-
Kasus kontroversi Raffi Ahmad meliputi masalah gelar doktor hingga patwal.
-
Gelombang boikot bisnis RANS menjadi puncak kontroversi Raffi Ahmad.
Tudingan konflik kepentingan hingga dugaan nepotisme ramai dialamatkan kepadanya.
Kala itu, Raffi berkilah bahwa perannya melalui RANS hanya sebatas urusan kuliner untuk memancing UMKM, sembari menegaskan bahwa pemerintah dan pelaku usaha memang perlu bersinergi.
Namun, argumen tersebut tetap dinilai mengaburkan batas etika seorang abdi negara.
3. Pamer Mobil Baru ke Rumah Andre Taulany Dikawal Patwal
Bukan rahasia lagi jika fasilitas pengawalan polisi (patwal) merupakan instrument keamanan khusus yang diatur ketat oleh undang-undang.
Namun pada Januari 2025, Raffi kembali menuai cibiran setelah kedapatan menggunakan patwal polisi hanya untuk keperluan konten pribadi.
Dalam vlog YouTube RANS Entertainment, Raffi terdengar blak-blakan mengendarai mobil barunya, Suzuki Jimny 5-door, dengan pengawalan patwal hanya demi pamer ke kediaman komedian Andre Taulany.
"Gua mau ke rumahnya Andre Taulany. Gua mau pamer kalo gua ada mobil bagus, karena gua ngeliat waktu itu di vlognya Andre Taulany ada si Boy William," celetuk Raffi di video tersebut.
Tindakan ini seketika memicu kemarahan netizen karena dinilai menyalahgunakan fasilitas publik demi gengsi semata.
4. Heboh Asisten Pribadi Ditunjuk Jadi Komisaris BUMN
Tak hanya dirinya, lingkaran terdekat Raffi Ahmad pun ikut terseret sorotan panas.
Publik dikejutkan oleh kabar bahwa asisten pribadi Raffi Ahmad, Mufli Budi Ananda, tercatat masuk dalam jajaran Dewan Komisaris PT Krakatau Posco, perusahaan patungan antara PT Krakatau Steel (Persero) Tbk dan POSCO Korea.
Pengangkatan seorang asisten selebritas ke kursi strategis anak usaha BUMN baja terpadu tersebut menuai kritik tajam dari pengamat politik dan publik.
Netizen ramai-ramai mempertanyakan rekam jejak, kapasitas, dan latar belakang Pendidikan Mufli yang dinilai belum memadai untuk menduduki posisi komisaris, sehingga mmemicu dugaan adanya praktik bagi-bagi jabatan.
5. Acara Deklarasi Sumpah Pemuda Berujung Seruan Boikot dan Ditinggal Musisi
Kontroversi paling keras yang dihadapi Raffi Ahmad pecah pada akhir Oktober 2026.
Raffi menghadiri acara Deklarasi Sumpah Pemuda Mahasiswa Indonesia 2026 di Bundaran HI, Jakarta, yang dihelat hanya berselang sehari setelah aksi unjuk rasa ribuan mahasiswa.
Acara tersebut sontak dicap public sebagai aksi tandingan pesanan. Kecurigaan makin memuncak setelah terungkap dugaan adanya massa bayaran yang mengenakan jaket almamater kampus meski bukan mahasiswa dari kampus bersangkutan.
Imbasnya, Raffi sempat disambut gestur protes tiga jari oleh seorang peserta saat berbicara di panggung Indonesia Youth Summit 2026 di Taman Ismail
Gelombang seruan boikot terhadap gurita bisnis RANS mengalir deras di media sosial.
Penyelenggaraan RANS Carnival di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, berantakan setelah para penampil utamanya, seperti Tipe-X, Guyon Waton, Masdddho, OM Wawes, hingga Fourtune memutuskan mundur secara serentak demi menjaga kondusivitas.
Sejumlah pelaku UMKM pun ikut angkat kaki dari acara tersebut.
Menghadapi tekanan yang begitu besar, Raffi sempat memberikan klarifikasi bahwa dirinya hadir di Bundaran HI semata-mata memenuhi undangan dan tidak terlibat dalam perencanaan acara, serta tetap menghormati aspirasi mahasiswa.
Ia juga akhirnya menyampaikan permintaan maaf secara terbuka atas kegaduhan yang telah terjadi.