Listyo Sigit Cs Sadap Presiden Prabowo, SBY Kirim Doa: Semoga Tuhan Berikan Kekuatan

Rabu, 04 November 2026 | 13:34 WIB
Presiden Prabowo Subianto dan Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) usai pelaksanaan upacara HUT ke-81 TNI di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur. (tangkap layar)
BACA 10 DETIK
  • Polri menetapkan mantan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama dua perwira tinggi sebagai tersangka penyadapan ilegal.
  • Tindakan penyadapan tanpa prosedur hukum tersebut menyasar Presiden Prabowo Subianto serta sejumlah tokoh penting sepanjang tahun 2025 hingga 2026.
  • Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono menyampaikan keprihatinan dan meminta Presiden Prabowo menghidupkan kembali politik berkeadaban.

Ia mempertanyakan arah kehidupan politik Indonesia yang dinilainya semakin mengkhawatirkan.

Menurut SBY, perebutan kekuasaan seolah membenarkan berbagai cara tanpa mempertimbangkan nilai moral.

“Kok jadi begini negara kita. Kok begini liar politik kita. Sepertinya untuk mendapatkan kekuasaan (political power) cara apapun dibenarkan. Tidak peduli baik atau buruk. Bermoral atau tidak bermoral,” tulis SBY.

SBY juga mengungkapkan kekhawatirannya apabila situasi politik seperti itu membuat masyarakat merasa takut dan tidak nyaman tinggal di negaranya sendiri.

Sebagai warga negara yang mencintai Indonesia, SBY secara khusus menyampaikan permohonan kepada Presiden Prabowo agar menghidupkan kembali politik yang berkeadaban.

“Saya bermohon kepada Presiden Prabowo untuk menghidupkan kembali politik yang berkeadaban. Ini panggilan sejarah. Ini amanah rakyat,” tulisnya.

SBY berharap Prabowo diberikan kekuatan dan tuntunan untuk menjalankan misi tersebut.

Ia menutup pesannya dengan harapan agar kehidupan politik Indonesia kembali mengedepankan moralitas, etika, dan kepentingan rakyat.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com