NTB.Suara.com - Richard Eliezer akhirnya divonis setahun enam bulan penjara. Banyak pihak yang khawatir dengan keselamatan sosok Justice Collaborator (JC) dalam kasus pembunuhan Brigadir J atau Joshua Hutabarat yang diotaki mantan Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo.
Demikian, menurut kuasa hukum Richard Eliezer yakni Ronny Talapessy. Keselamatan kliennya pasti terjamin dan ini juga menjadi pertaruhan institusi Polri.
“Tidak perlu kita ragukan bahwa jadi anggota Polri aktif pun nanti kan di dalam menjalankan sisa tahanan ini dari Dirjen Pas (Pemasyarakatan) juga tetap akan mengawasi. Apalagi ada LPSK,” paparnya saat bincang-bincang dengan Uya Kuya dikutip NTB.Suara.com, dari kanal YouTube@ Uya Kuya TV, Rabu 22 Februari 2023.
Sebelumnya, pihak LPSK melihat adanya potensi ancaman terhadap Richard Eliezer. Hanya saja, jelas Ronny semua penilaian itu harus dihargai dan dihormati.
"Kembali lagi bahwa ini kan institusi besar. Tentunya Polri akan menjaga dengan baik semua proses. Kita harus percaya, ini institusi yang sangat kita cintai di mana ujung tombak dalam pengamanan, kamtibmas, penegakan hukum,” terangnya.
Yang perlu juga diingat, bahwa Richard Eliezer juga keluarga besar Polri. Dia juga pernah di Brimob dan tentu pengawasan juga tetap dilakukan oleh Polri guna menjaga keamanan pria yang berstatus Juscite Collaborator tersebut. Jadi, hemat dia, tidak ada hal yang perlu dikhawatirkan. ***
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Pertamax Naik, Ongkos Travel Sumsel Ikut Merangkak: Rute Palembang hingga Rp280 Ribu
-
Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini
-
ILC Adopsi Standar Internasional, Menaker Dorong Keseimbangan Pelindungan dan Inovasi
-
Harumkan Nama Bangsa, Pelatih Vokal Marvel Marlon Sabet Penghargaan di Malaysia
-
Piala Dunia 2026, Timnas Qatar dan Kelayakan Semu The Maroon Tampil di Putaran Final Gelaran
-
Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!
-
Gejayan Dikepung Massa, Tuntut Penurunan Harga BBM Hingga Tolak MBG dan UU TNI/Polri
-
Saatnya Bersuara: Menghentikan Eksploitasi Hutan Sebelum Terlambat bagi Orangutan
-
Mirip-mirip One Piece, Wibu Jogja Sebut Penguasa Saat Ini Menindas Rakyat Kecil
-
Kasus BPK Sumsel: Mengapa KPK Belum Tetapkan Kabid BPK Sebagai Tersangka?