NTB.Suara.com – Syekh Agil, ayah gadis Wajo, Syarifa Khaerunnisa mengungkap mengapa menolak Asib Ali sebagai menantunya. Dia menyatakan Asib Ali tidak sopan ketika datang ingin menikahi anaknya.
Ketika ditemui konten kreator pengelola kanal Youtube Walanae Tour Guide, Syekh Agil menjelaskan duduk perkara kedatangan Asib Ali ke desanya dan ingin menemui anaknya, Syarifa Khaerunnisa.
Dia menjelaskan, Asib Ali datang ke rumahnya pada dini hari. Saat itu, Asib Ali langsung menyatakan ingin bertemu Nisa, anak Syekh Agil.
“Ali datang ke rumah. Dia selalu Khaerunnisa saja yang mau dilihat. Dia tidak mau (cukup bicara) dengan orang tuanya,” kata dia dalam kanal Youtube Walanae Tour Guide, dikutip Rabu (1/3/2023).
Pernyataan Syekh Agil disampaikan di sebuah masjid di desanya. Yakni Desa Watanrumpia, Kecamatan Majauleng, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan.
Dia menyatakan, Asib Ali sempat diberikan kursi dan dipersilakan duduk. Akan tetapi, Asib Ali tidak mau duduk.
“Jalan terus. Yang disebut-sebut terus Nisha, Nisha, Nisha,” terang dia.
Waktu itu, dia bertanya-tanya mengapa orang ini selalu menyebut Nisha. Karena dia tidak tahu bahasanya apa itu.
Dia pun menjelaskan, adat Wajo, kalau mau kawin dengan anaknya, maka harus disetujui orang tuanya. Orang tuanya dulu ditemui. Bukan anaknya dulu.
Baca Juga: Rayyanza Cipung Dijodohkan dengan Ameena Anak Atta, Raffi Ahmad: Janganlah!
“Adatnya Wajo, bukan anaknya dulu (diajak bicara soal pernikahan). Orang tuanya dulu. Kalau setuju orang tuanya, setuju juga anaknya. Begitu,” terang dia.
Karena selalu mencari Nisha, akhirnya Agil mengakui menghubungi kepala desa. Kemudian kepala desa menghubungi Bhabinkamtibmas setempat. Akhirnya, Asib Ali dibawa ke Polsek.
Dia pun menutup peluang Asib Ali sebagai menantunya. Dia menyatakan, sikap Asib Ali ketika datang menurutnya tidak sopan. Tidak sesuai adat Wajo.
“Kalau saya sampaikan, lebih baik kita pulang saja ke kampung kita, Ali. Karena kamu datang di sini, kamu kurang sopan. Karena kamu tidak menemui dengan orang tuanya dulu. Kalau di sini adatnya tidak begitu (langsung ke anaknya, bukan lewat orang tuanya dulu, red). Adatnya Wajo tidak begitu,” terang dia.
Dia pun meminta Asib Ali pulang ke negaranya saja. Dan mencari jodoh di India saja.
“Pulang ke India, cari jodohmu di sana. Di sini tidak ada jodohmu,” katanya sengit.
Pernyataan sang ayah Syarifa Khaerunnisa ini tidak sebagaimana kenyataan bahwa Syarifa dan Asib Ali udah saling kenal lewat WhatsApp sejak 1,5 tahun terakhir. Bahkan, Asib Ali kerap mengirimi uang ke Nisha.
Setelah berkenalan lewat aplikasi perpesanan ini lah Ali yang bekerja di Arab Saudi berani datang ke Wajo sesuai permintaan Nisha untuk menikahinya. Dia sampai di Indonesia 13 Februari 2023.
Namun, ketika sampai di Wajo, dia malah ditolak. Bahkan tidak bisa bertemu dengan sang pujaan hatinya. Dia mengaku sudah habis sekitar Rp22 juta untuk bisa sampai di Wajo. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
-
Jakarta Fair Kemayoran 2026 Catat Transaksi Lebih dari Rp8 Triliun, Dikunjungi 6 Juta Orang
-
Merayakan Patah Hati Paling Senyap di Buku Jatuh Cinta Diam-Diam
-
Lionel Messi Sebut Laga Kontra Inggris di Semifinal Piala Dunia Jadi Momen Spesial
-
Ranjau Politis dan Perang Proksi: Sisi Gelap di Balik Pengalihan Kasus Febrie dari Polri ke Kejagung
-
Ironi di Balik Puing Yosorati: Saat Api Melahap Gudang Plastik, Truk Damkar Terdekat Malah Mogok
-
Serangan GFS Galaxy, Jalur Dagang Dunia Mencekam Setelah Iran Tutup Paksa Selat Hormuz
-
Cemburu Buta, Pemuda Tega Bacok Tukang Ojek yang Dikira Pacar Baru Mantannya di Jati Agung
-
Rupiah Terus Anjlok, Dolar AS Naik ke Level Rp18.116
-
Penuh Ranjau Politis! Tiga Skenario Berbahaya di Balik Pengalihan Kasus Febrie ke Kejagung