/
Kamis, 02 Maret 2023 | 13:34 WIB
Gubernur NTT Viktor Laiskodat. (IST)

NTB.Suara.com – Kritik terus mengalir kepada Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Viktor Laiskodat karena kebijakannya yang meminta semua siswa SMA dan SMK di NTT untuk masuk jam 5 pagi.

Kali ini kritik datang dari komika Arie Kriting yang menganggap kebijakan Gubernur NTT tidak memiliki landasan ilmiah. Menurut Arie kebijakan tersebut merupakan bentuk pembodohan.

“Mending pelajar SMA di NTT tidak usah masuk sekolah dulu. Tidak akan bikin kalian tiba-tiba jadi bodoh.Dari pada kalian ikuti keputusan yang tidak ada landasan ilmiah begitu. Pembodohan namanya itu,” kata Arie Kriting.

Kebijakan masuk sekolah jam 5 memang menjadi sorotan semua pihak, bahkan kalangan asosiasi guru juga mengatakan kebijakan tersebut tidak ada hubungannya dengan peningkatan kualitas pendidikan.

Gubernur NTT menilai kebijakannya tersebut bisa mendisiplinkan siswa, membentuk karakter siswa agar memiliki etos kerja yang tinggi.

Selama ini, mayoritas SMA dan SMK di Indonesia masuk sekolah pukul 07.00 pagi, Laiskodat menjadi Gubernur pertama merubah kebiasaan tersebut. (*)

Load More